Satpol PP Sidak Pasar Comboran, Kepatuhan Protokol Kesehatan Masyarakat Bikin Geleng-geleng

Satpol PP sidak Pasar Comboran
Satpol PP sidak Pasar Comboran - Foto: Elfran Vido

Sidak ke Comboran, Satgas Dapati Puluhan Orang Tak Pakai Masker

MALANG – Tim Satgas Gabungan Covid-19 melakukan sidak dadakan ke Pasar Comboran Kamis (3/9) siang. Gabungan tim Satgas yang terdiri dari Dishub, Satpol PP hingga Dinas Kesehatan Kota Malang itu tegakkan Inpres (Instruksi Presiden) No 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019.

Dalam penegakkan pogram yang dicanangkan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yakni Jatim Bermasker itu, puluhan orang terciduk belum memakai masker.

“Ini masih kami beri sanksi sosial agar mereka jera. Setelah sanksi sosial dan peringatan, kami nanti akan memberikan sanksi administrasi di tahap kedua pekan depan,” tegas Anton Viera, Kasi Operasi dan Penegakan Satpol PP Kota Malang, Kamis (3/9).

Petugas berbondong-bondong memulai sidak dari Jalan Irian Jaya, Klojen Kota Malang, petugas dapati puluhan orang yang belum memakai masker. Tak hanya pedagang, mereka juga pembeli yang sekedar lewat Pasar Comboran.

Mereka yang kedapatan masih belum memakai masker diberi sanksi sosial. Sanksi sosial yang dijadikan “hadiah” pada para pelanggar semacam menyapu jalan, membersihkan sampah yang berserakan hingga menyanyikan lagu-lagu nasional.

Di pasar yang mayoritas menjual barang bekas itu, petugas juga memberi imbauan lewat loudspeaker dari mobil milik Dinas Kesehatan Kota Malang. Tujuannya edukasi dan sosialisasi agar masyarakat mau memakai masker. Pasalnya, mereka perlu diingatkan karena perang lawan pandemi ini belum juga usai.

“Karena ini sekarang kita masih menghimbau. Kedepan kita akan tegakkan peraturan berupa denda sebesar Rp 100 Ribu,” tambah Anton.

Peraturan denda itu sejatinya sudah tertuang dalam Perwali (Peraturan Wali Kota) No 30 Tahun 2020.

“Operasi gabungan semacam ini bakal terus kami terus lakukan kepada masyarakat. Tujuannya agar mereka sadar dan patuh pada protokol kesehatan, karena pandemi ini belum juga usai,” tandasnya.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com