Wakil Ketua DPRD Kota Malang Sayangkan Kursi di Jalan Ijen Ditutup

kursi ijen
Kursi di sepanjang Jalan Ijen ditutup usai viral remaja mesum. (blok-a.com/Helen)

Kota Malang, blok-a.com — Pro kontra kursi di sepanjang pedestrian Jalan Ijen ditutup turus berlanjut.

kursi di Jalan Ijen tersebut ditutup memberikan berbagai dampak pada masyarakat Kota Malang, terutama yang ingin duduk di sana.

Masyarakat menjadi kesulitan ketika ingin duduk dan bersantai bersama keluarga di kursi itu.

Penyegelan kursi ini menuai perhatian juga dari salah satu anggota legislatif yaitu Rimzah Jubair, Wakil Ketua DPRD Kota Malang.

Rimzah mengatakan bahwa kursi-kursi tersebut tidak sepatutnya disegel.

“Harapan kami sebagai anggota legislatif, agar para eksekutif menyikapi dengan mengadakan adanya polisi taman bukan untuk ditutup,” ujar Rimzah pada awak media.

Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut dilakukan akibat dari perbuatan negatif yang dilakukan oleh oknum masyarakat.

“Tapi yang jelas hal tersebut dilakukan karena adanya kursi yang digunakan oknum untuk hal hal negatif,” jelasnya.

Penyegelan ini juga dilakukan untuk sementara waktu agar pihak yang berwenang bisa mempersiapkan cara yang paling tepat untuk menyikapi hal tersebut.

“Untuk penyegelan itu karena mungkin mereka butuh waktu untuk meramu bagaimana caranya menyikapi hal tersebut,” kata Rimzah.

Rimzah berharap agar dengan adanya polisi taman ini, keindahan dan fungsi taman masih tetap terjaga.

“Saya juga berharap dengan adanya polisi taman ini kita tidak perlu merusak taman, tetap ada kursinya, orang bisa duduk duduk, tapi tidak digunakan untuk hal-hal negatif,” pungkasnya. (len/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com