blok-A.com – Seluruh warga di Dusun Gumukmas dan Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang mengungsi pasca erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Minggu (4/12/2022).
Kepala Desa Supiturang Nurul Yakin mengatakan, lebih dari 2.000 warga yang berada di dua dusun tersebut telah mengungsi sejak Awan Panas Guguran (APG) masih meluncur sejauh 7 kilometer dari puncak.
“Dua dusun kosong, lebih 2.000 orang dari dua dusun itu sudah mengungsi,” kata Nurul Yakin.
Menurut Yakin, ribuan warganya kini sudah menempati beberapa titik pengungsian yang direkomendasikan pemerintah desa. Seperti, SMPN 2 Pronojiwo, SDN Supiturang IV, dan Masjid Supiturang.
Beberapa warga ada juga yang memilih mengungsi ke rumah saudara yang berada di dataran tinggi sekitar Gunung Semeru.
“Tadi semua panik dan berlarian menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman, karena kondisinya juga sudah sangat gelap,” ujarnya, mengutip kompas.com.
Sementara, Kepala BPBD Kabupaten Lumajang Patria Dwi Hastiadi memaparkan, total ada 2.489 warga telah mengungsi.
Setidaknya, ada lima kecamatan yang menjadi tempat pengungsian warga yaitu Kecamatan Pronojiwo, Candipuro, Tempeh, Pasirian, dan Lumajang.
Tempat pengungsian paling banyak ditempati adalah Kantor Kecamatan Candipuro dengan 300 jiwa.(lio)










Balas
Lihat komentar