blok-A.com – Gempa Cianjur berkekuatan M 5,6 menewaskan setidaknya 162 jiwa dan ribuan bangunan rusak.
Gempa tersebut cukup dahsyat. Berapa lama gempa dahsyat itu terasa di sejumlah daerah.
Berikut blok-A.com merangkumnya berdasarkan rilis yang diterima.
Untuk di Kota Sukabumi gempa dirasakan cukup kuat. Gempa itu terasa selama 7 sampai 10 detik di Kota Sukabumi.
Masyarakat sebagian panik dan keluar rumah.
“BPBD Kota Sukabumi terus melakukan monitoring,” kata Pusdalops Kota Sukabumi, Yudi di rilis yang diterima blok-A.com, Selasa (22/11/2022).
Sementara untuk Kabupaten Sukabumi gempa terasa cukup kuat selama 5 sampai 7 detik.
“Masyarakat sebagian panik dan keluar rumah,” kata Pusdalops Kabupaten Sukabumi, Asep.
Kabupaten Bandung juga sama. Gempa tersebut terasa selama 5 sampai 7 detik.
“Masyarakat panik dan keluar rumah,” ujar Kabupaten Bandung, Adin.
Sementara untuk Kabupaten Cianjur gempa terasa paling lama, yakni 10 sampai 15 detik.
“Masyarakat panik dan keluar rumah. BPBD Cianjur terus melakukan monitoring dampak gempa,” kata BPBD Cianjur Samsul Rizal.
Sementara untuk Kabupaten Bogor gempa terasa 5 sampai 7 detik dan di DKI Jakarta gempa terasa paling cepat yakni 3 sampai 5 detik.
Sementara dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, saat ini dari 162 korban meninggal kebanyakan adalah anak-anak.
Anak-anak itu kebanyakan menjadi korban karena saat gempa berada di lingkungan belajar. Gempa tersebut memang terjadi saat jam belajar, yakni pukul 13.21 Senin (21/11/2022).
Selain korban meninggal, total ada 326 orang yang mengalami luka berat dan ringan. (bob)










Balas
Lihat komentar