Update Terbaru Jumlah Korban Tragedi Kanjuruhan Versi Gubernur Jatim, 131 Jiwa Melayang

Tragedi Kanjuruhan korban bertambah Malang
Gubernur Khofifah Indar Parwansa di RSSA Malang paska tragedi Kanjuruhan (blok-A/Syams Shobahizzaman)

Kota Malang, blok-A.com – Jumlah korban Tragedi Kanjuruhan terus bertambah.

Terbaru berdasarkan penuturan Gubernur Khofifah Indar Parawansa sekitar pukul 16.00, korban meninggal atas tragedi itu berjumlah 131 jiwa.

“Mungkin data ini haeus masih disinkronkan, kira-kira 30 menit lalu terkonfirmasi 131 meninggal dunia. Kami akan memaksimalkan layanan korban,” tuturnya setelah berkunjung ke rumah duka korban tragedi Kanjuruhan di Kelurahan Bareng Kota Malang, Minggu (2/10/2022).

Khofifah pun berterimakasih atas layanan cepat rumah sakit di Malang Raya termasuk RSSA Malang.

“Khusus RSSA karena memang masih dalam koordinasi dengan Pemprov. Tadi jam 11.00 tindakan sudah diberikan, setelah dironsen dan seterusnya,” imbuhnya.

Dia pun menjelaskan, 17 jenazah yang belum terkonfirmasi identitasnya kini telah dipastikan identitasnya. Keluarga jenzah itu sudah ke RSSA.

“Ada yang dari Pasuruan, Probolinggo. Kalau misalnya keluarga berkenan dimandikan di RS maka dimandikan. Lalu diantarkan ke keluarga,” tuturnya.

Khofifah pun menyampaikan doa. Dia berdoa agar para korban tragedi Kanjuruhan amal ibadahnya diterima.

“Begitu juga yang sedang dirawat,” imbuhnya.

Tragedi Kanjuruhan pun diawali dengan dua Aremania yang masuk ke lapangan.

Lantas kericuhan pun tiba-tiba terjadi. Para suporter tersebut masuk ke lapangan paska Arema FC kalah atas Persebaya dengan sekor 2 – 3.

Hingga kini belum ada statemen resmi dari pihak terkait atas kepastian penyebab kematian ratusan suporter itu.

Dugaan dari yang dihimpun blok-A.com, kematian ratusan suporter itu diakibatkan berdesakan hingga sesak nafas. Gas air mata yang dilempar ke tribun pun menjadi dugaan lain hingga suporter tewas di stadion Kanjuruhan.

Buktinya dari penuturan RSSA Malang, korban yang meninggal atas tragedi Kanjuruhan itu alami trauma di kepala dan dada hingga sesak nafas. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com