Banyuwangi, blok-a.com – Pulau Bedil, destinasi wisata yang berada di Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi mulai dibuka kembali setelah sebelumnya ditutup akibat cuaca ekstrem.
Menurut keterangan Adi, salah satu nelayan setempat, wisata alam Pulau Bedil sempat ditutup selama 10 hari. Yakni sejak tanggal 21-31 Agustus 2024.
Namun memasuki bulan September sudah mulai dibuka meski terkadang ketinggian gelombang air laut masih mencapai 2 meter.
“Memasuki bulan September ini ketinggian gelombang air laut masih mencapai 2 meter, hal ini membuat perahu-perahu sulit menepi ke pantai. Meskipun begitu, masih ada saja wisatawan yang penasaran dan datang hanya sekedar untuk mengambil gambar dari atas perahu,” kata Adi pada blok-a.com, Selasa (3/9/2024).
Menurut Adi, Pulau Bedil adalah salah satu dari sekian banyak destinasi wisata eksotis yang ada di Kabupaten Banyuwangi.
Nama pulau ini diambil dari suara ombaknya yang mirip dengan letupan senapan atau Bedil dalam Bahasa Jawa.
Untuk bisa sampai ke pulau ini, para wisatawan memakai perahu jenis sodak yang terbuat dari fiber. Idealnya perahu tersebut hanya mampu mengangkut 4 hingga 5 orang, yang disewakan oleh nelayan pada wisatawan.
Letak Pulau Bedil tidak jauh dari Pantai Mustika dan Pantai Wedi Ireng. Ketiga tempat ini biasanya menjadi satu paket wisata bagi para turis atau wisatawan.
Waktu perjalanan ke Pulau Bedil, lanjut Adi, sekitar 15 menit dengan dari Pantai Mustika.
Selama perjalanan, pengunjung bisa menikmati pemandangan laut yang masih alami dan eksotis.
Di lokasi tersebut terdapat tempat berenang dan snorkeling yang eksotis. Tempatnya berupa gua dengan airnya yang jernih. Di dasar laut banyak tumbuh terumbu karang dan ikan hias beraneka macam.
“Pulau Bedil ini disebut-sebut sebagai Raja Ampat-nya Banyuwangi,” ujar Adi bangga.
“Bahkan, nggak hanya bagian perairannya yang masih alami, gugusan bukit pulau-pulau di sekitar juga sangat menakjubkan. Salah satunya adalah Pulau Kemuning yang memiliki deburan ombak yang tinggi dan indah,” imbuhnya.
Di lain sisi, salah seorang pengunjung dari luar daerah, Nika, mengungkapkan pujiannya terhadap pemandangan laut di Pulau Bedil dan sekitarnya.
Menurutnya, di lokasi tersebut banyak tempat untuk spot foto dan ber-selfie.
“Sepertinya tidak cukup waktu sehari untuk mengeksplor tempat-tempat indah di lokasi tersebut. Dan bagusnya pengunjung harus nge-camp,” cetus Nika.(kur/lio)









