KOTA BATU – Sebagai kota yang tidak memiliki pantai, bukan menjadi alasan Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kota Batu untuk terus berburu atlet voli pantai. Bahkan secara perlahan pembibitan atlet voli pantai dilakukan di kota yang berada di daerah pegunungan ini.
Pembibitan atlet dilakukan dengan menjaring pemain muda yang masih duduk di bangku SMP. Pada awal tahun 2021 juga sudah dimulai proses pencarian atlet. Bahkan hingga kini masih terus berjalan untuk mencari bibit unggul atlet voli pantai Kota Batu.
“Tahun ini kita sudah mulai pembibitan atlet, mulai dari usia 13 hingga 15 tahun. Kebanyakan anak kelas 1 SMP yang sudah kita bina,” ujar pelatih bola voli pantai, Ipda M Huda Rohman, Senin (1/3).
Meskipun tidak memiliki pantai, namun Huda, sapaan akrabnya, mengaku optimis untuk segera mendapatkan atlet bola voli. Terlebih meskipun bukan kawasan pantai namun peminat olahraga voli pantai di Kota Batu tergolong banyak peminat.
Huda menambahkan, latihan voli pantai juga telah mulai intensif setelah setahun masa pandemi Covid-19. Sasaran latihan lebih dilakukan pada pembenahan dan pengembalian kondisi fisik pemain.
“Sekarang kita mulai pembenahan dan pengembalian kondisi fisik dulu. Karena memang sudah lama vakum tidak latihan. Apalagi even juga tidak ada, jadinya kita fokus menempa peningkatan fisik,” bebernya.
Saat ini Kota Batu memiliki 12 atlet putra dan 10 atlet putri untuk voli indoor. Sedangkan voli pantai ada 6 atlet puta dan 4 atlet putri. Keseluruhan atlet ini dipersiapkan untuk mengikuti beragam kejuaraan yang mungkin dilaksanakan tahun ini maupun tahun depan.
“Karena masih berada di tengah pandemi Covid-19 kami tetap siapkan atletnya. Latihan juga kami laksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan seperti pembagian jumlah atlet yang berlatih agar tidak berkumpul banyak,” imbuhnya.
Menurut Huda, latihan dilaksanakan dalam beberapa shift, sehingga jumlah atlet voli pantai tidak berkumpul dalam waktu yang sama dengan jumlah yang banyak.










Balas