Mojokerto, Blok-a.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Mojokerto menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Arayana Hotel & Resort, Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada 1–2 Agustus 2026. Mengusung tema “Golkar Kota Mojokerto Solid, Rapatkan Barisan Raih Kemenangan”, forum tersebut menjadi ajang konsolidasi internal sekaligus penyusunan strategi politik menghadapi agenda demokrasi pada tahun-tahun mendatang.
Rakerda dihadiri langsung Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur, Ali Mufti, bersama jajaran pengurus DPD Golkar Jawa Timur yang terdiri atas sekretaris, bendahara, para wakil ketua, serta sekitar 20 pengurus provinsi.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Mojokerto, Agus Wahyudi Utomo, menegaskan bahwa Rakerda merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas organisasi di bawah kepengurusan periode 2025–2030. Menurutnya, semakin bertambahnya jumlah kader harus diimbangi dengan penguatan struktur organisasi, konsolidasi hingga tingkat bawah, serta penyusunan program kerja yang terarah.
“Melalui Rakerda ini kami ingin memperkuat soliditas seluruh kader dan menyatukan langkah dalam menghadapi agenda politik ke depan. Dengan organisasi yang semakin kuat, kami optimistis mampu meraih kemenangan,” ujar Agus.
Ia menambahkan, kekompakan seluruh kader menjadi modal utama Partai Golkar untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperbesar peluang meraih hasil maksimal pada setiap kontestasi politik di Kota Mojokerto.
Selama dua hari pelaksanaan, Rakerda membahas berbagai agenda strategis melalui serangkaian sidang pleno yang dipimpin Rosidi Idhom. Pembahasan diawali dengan sidang pleno tata tertib. Dilanjutkan pemaparan program kerja Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB), penyampaian pandangan umum dari pengurus kecamatan serta organisasi Hasta Karya. Kemudian sidang komisi program dan komisi rekomendasi, hingga sidang paripurna penetapan hasil Rakerda.
Dari forum tersebut, DPD Partai Golkar Kota Mojokerto menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai arah perjuangan partai dalam menghadapi Pemilu Legislatif 2029 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2030.
Salah satu target yang disepakati adalah meningkatkan perolehan kursi Partai Golkar di DPRD Kota Mojokerto menjadi lima kursi pada Pemilu Legislatif 2029. Target tersebut dinilai realistis apabila seluruh kader mampu menjaga soliditas organisasi, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, dan bekerja secara terstruktur hingga tingkat akar rumput.
Selain itu, Rakerda juga merekomendasikan agar Partai Golkar memprioritaskan kader internal sebagai calon Wali Kota Mojokerto yang akan diusung pada Pilkada 2030. Langkah tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang partai dalam menyiapkan kader-kader terbaik yang memiliki kapasitas, integritas, dan elektabilitas untuk memimpin Kota Mojokerto.
Melalui hasil Rakerda ini, DPD Partai Golkar Kota Mojokerto berharap seluruh jajaran pengurus dan kader dapat semakin solid, bergerak dalam satu komando, serta mampu mewujudkan target-target politik yang telah ditetapkan demi memperkuat posisi Partai Golkar di Kota Mojokerto pada masa mendatang. (Sya)




