Kota Malang, blok-a.com – Calon Wali Kota Malang, Mochamad Anton atau yang akrab disapa Abah Anton akan terus berupaya untuk mensejahterakan masyarakat ketika terpilih menjadi pemimpin di Kota Malang. Salah satunya dengan menaikkan insentif setiap ketua RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Warga) yang ada di Kota Malang.
“Insentif Pak RT dan RW dulu sudah naik dari Rp50 ribu menjadi Rp 650 ribu. Sekarang, insentif itu akan dinaikkan lagi kalau Abah Anton jadi lagi (wali kota). entonono ae ya, mangkakno ayok coblos Abah Anton,” ujar Abah Anton saat menghadiri acara pengajian beberapa waktu yang lalu.
Dalam kesempatan tersebut, selain akan menaikkan insentif para ketua RT dan RW, Abah Anton juga menyampaikan pentingnya untuk menjaga rasa persatuan dan kebersamaan untuk membangun Kota Malang. Ia juga tak lupa menyebut sinergitas pemerintah dengan para ulama harus diperkuat kembali demi memajukan Kota Malang.
“Sinergi ulama dan umaroh harus dilanjutkan agar keinginan masyarakat menjadikan Malang kota baldatun thayyibatun wa rambut ghafur dapat terwujud. Dengan pemimpin yang merakyat dan manfaat bagi semua, kesejahteraan kota bisa dicapai,” lanjut Abah Anton.
Terakhir, Abah Anton menegaskan selama menjabat sebagai Wali Kota Malang periode 2013 – 2018, ia tak pernah sedikitpun mengambil haknya dalam hal ini menerima gaji. Hal tersebut sebagai bukti bahwa selama masa pengabdiannya hanya berfokus kepada kesejahteraan dan kemaslahatan masyarakat Kota Malang sesuai perintah dari para ulama.
“Gaji saya dikumpulkan untuk fakir miskin dan anak yatim. Ini amanah yang diminta oleh para kiai untuk dilanjutkan,” tukas Abah Anton.
Di tempat yang sama, Ketua Muslimat NU Blimbing, Dewi menegaskan Muslimat NU di wilayah Blimbing akan memberi dukungan penuh untuk pasangan calon (paslon) Abah Anton – Dimyati.
Bahkan, Dewi menyebut hampir 99 persen Muslimat NU Blimbing sepenuhnya menjatuhkan dukungan untuk paslon Abadi ini.
“Satu persen sisanya akan kami ajak agar bisa mendukung beliau sepenuhnya,” ujar Dewi.









