Update Korban Kecelakaan Bus Brimob Dirawat di RSSA Malang

ProsesI pemulangan jenazah laka tunggal bus Dinas Brimob yang terjadi di jalur Tol Pandaan-Malang. (blok-a.com/Yogga Ardiawan)
ProsesI pemulangan jenazah laka tunggal bus Dinas Brimob yang terjadi di jalur Tol Pandaan-Malang. (blok-a.com/Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Korban kecelakaan Bus Brimob di Tol Malang-Pandaan yang dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang bertambah.

RSSA Malang kini mengupdate jumlah korban luka kini bertambah menjadi delapan orang yang dirawat. Setelah sebelumnya dilaporkan berjumlah lima orang.

Kasubag Humas RSSA Malang, Dony Iryan Vebry Prasetyo, membenarkan penambahan jumlah korban yang sedang dalam perawatan itu.

Kini para korban masih menjalani perawatan intensif untuk penyembuhan pasca alami luka kecelakaan di KM 72-73 Tol Malang-Pandaan.

Hingga Minggu (2/2/2025) pukul 09.50 WIB, terdapat lima laki-laki dan tiga perempuan yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSSA.

“Ada 8 orang yang sedang dalam perawatan di IGD RSSA. Di antaranya 5 orang laki-laki dan 3 orang perempuan,” ujar Dony melalui sambungan seluler.

Satu dari delapan korban tersebut mendapatkan perawatan khusus di ruang Intensive Care Unit (ICU).

“Dari delapan orang tersebut, 1 orang dirawat intensif di ICU,” tambahnya.

Sementara itu, dua korban meninggal dunia, yakni Naviri Arimbi Maharani (18) dan Khoirul (60), telah dipulangkan ke rumah duka masing-masing.

Kecelakaan ini terjadi saat bus Brimob yang mengangkut pelajar SMA Negeri 1 Porong sedang dalam perjalanan menuju Lembah Tumpang untuk sesi foto perpisahan sekolah. Dari total sekitar 32 penumpang, sebagian besar masih menjalani perawatan di berbagai rumah sakit, termasuk 19 korban di RS Medika Lawang.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kecelakaan tunggal tersebut. (yog/bob)

Exit mobile version