Truk Molen di Bekas Kamar Forensik RSSA Malang Jalan Sendiri, Saksi Sebut Ada Sosok Misterius Menjalankannya

Truk Molen RSSA Malang Jalan Sendiri Bekas Kamar Forensik
Truk Molen di Bekas Kamar Forensik RSSA Malang Jalan Sendiri, Saksi Sebut Ada Sosok Misterius Menjalankannya ( dok. blok-A)

Kota Malang, blok-A.com – Truk Molen Surya Beton Jaya tiba-tiba berjalan sendiri hingga menabrak sebuah kedai di depan eks kamar forensik RSSA Malang.

Truk Molen Surya Beton itu awalnya terparkir di sekitar pembangunan paviliun eks kamar forensik RSSA Malang sekitar pukul 20.00 Sabtu (8/10/2022).

Salah satu saksi, Budi (52) menjelaskan, truk molen itu sudah parkir lama. Dia waktu itu berada di lokasi dan mengetahui bahwa truk itu membawa semen untuk pengecoran pembangunan di sekitar kamar forensik RSSA Malang.

“Itu truk sudah parkir lama setahu saya,” ujar warga Jalan Untung Suropati Kota Malang itu.

Dia menjelaskan, kondisi truk molen itu sudah dilakukan handle rem. Truk molen itu pintunya juga dalam keadaan tertutup dan terkunci.

“Kondisinya sudah dihandle rem. Posisi menghadap ke timur agak serong ke selatan jalan,” kata dia.

Sang sopir sendiri, kata Budi, sedang sibuk membersihkan kotoran semen pada talang cor tersebut. Budi pun awalnya menganggap semua berjalan normal.

Namun ada seorang ibu-ibu berpakaian ojek online menghampirinya. Ibu itu mengatakan ada orang yang tidak dikenal naik ke dalam truk molen itu. Tak berselang lama, truk itu akhirnya berjalan sendiri.

Dilihat sejumlah saksi waktu itu, truk yang berjalan sendiri itu tanpa ada sopir di dalamnya. Truk itu pun mengarah ke parkiran beberapa meter dari kedai yang didudukinya. Tepatnya truk itu awalnya mengarah ke sebuah parkiran sepeda motor.

” Truk itu menuju ke arah saya yang sedang duduk namun truk agak belok ke kiri hingga menabrak motor parkir dan baru berhenti setelah menabrak kedai 25 yang saat itu tutup,” jelasnya.

Budi pun masih tercengang akan peristiwa itu. Sebab, dia melihat tidak ada siapapun yang mengemudikan truk molen itu. Terlebih pintu dan handle rem truk itu pun terkunci.

Namun dari sejumlah saksi di lapangan, terdapat sosok misterius, kata Budi, yang membuka pintu truk molen itu. Sosok misterius itu pun lalu pergi ke arah bekas ruang forensik RSSA Malang.

“Mungkin penghuni situ kali pak , sampai merinding semua bulu kuduk saya,” kata dia.

Beruntungnya tidak ada korban jiwa atas truk yang berjalan sendiri itu. Namun tabrakan truk molen itu ke kedai, membuat pintu kedai ringsek.

Sementara itu, Pengawas Proyek, Roni (56) mengatakan selama pembangunan paviliun di areal eks kamar forensik RSSA sering ditemui hal hal yang diluar nalar.

“Sering kejadian secara non teknis yang di luar nalar manusia. Namun enggak sampai membawa korban jiwa seperti kejadian barusan tadi,” terang Roni.

Pria berkacamata asal Kecamatan Tumpang itu menjelaskan kalau secara teknis, setelah pengecoran selesai truk molen itu rem tanga sudah diaktifkan.

“Padahal kondisi truk molen sudah dihandrem dan dalam kondisi netral .” terangnya .

Namun kemungkinan, Roni melanjutkan, bagian hand break truk itu bocor. “Sehingga angin yang untuk menekan break sama rem tangan itu habis sehingga dorongan itu hilang sehingga terjadilah rem blong tersebut

,” tutupnya. (bob)


Exit mobile version