Pasuruan, blok-a.com – Truk kontainer terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Surabaya-Malang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Kamis (4/4/2024) 15.30 sore kemarin
Kecelakaan beruntun itu melibatkan truk kontainer dengan Nopol L 9207 UU dan truk kontainer L 8104 US serta satu sepeda motor Honda Vario dengan Nopol N 5143 ECO.
Akibat dari kecelakaan beruntun itu, satu orang meninggal dunia, yakni pengendara Honda Vario bernama Eko Rudi Sutrisno (49) warga Dusun Sumber Jambe Desa Jambissri Kecanatan Poncokusumo Kabupaten Malang
“Akibat peristiwa pengendara motor asal Malang meninggal dunia di lokasi,” tutur Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Iptu Kunaifi.
Kecelakaan beruntun itu sendiri bermula saat truk kontainer dengan Nopol L 9207 UU yang dikemudikan Slamet Riyadi (53) asal Kabupaten Bangkalan mengalami rem blong saat di Jalan Raya Surabaya-Malang, Pasuruan. Akhirnya truk kontainer tersebut menabrak truk kontainer lainnya.yang dikemudikan Kokoh Wahmudi.
“Diduga alami rem blong (truk kontainer dikemudikan Slamet Riyadi) menabrak truk kontainer nopol L 8104 US di depannya, yang dikemudikan Kokoh Wahmudi, Warga Lakarsantri, Surabaya,” jelasnya.
Setelah tabrakan tersebut, Kunaifi melanjutkan, kedua truk lalu menabrak median jalan tengah dan tiang PJU kemudian masuk masuk jalur berlawanan. Akhirnya saat masuk ke jalur berlawanan, salah satuk truk kontainer menabrak sepeda motor Honda Vario dan menabrak pohon serta bangunan pabrik karet PT Karya Jaya.
Pengendara sepeda motor asal Malang tersebut seketika tewas di lokasi. Sementara dua orang pengemudi truk berhasil selamat setelah melompat keluar saat kecelakaan beruntun terjadi.
” Akibat peristiwa pengendara motor asal Malang meninggal dunia dilokasi dan dua orang pengemudi truk kontainer selamat lantaran berhasil melompat keluar saat kejadian,” jelasnya.
Akhirnya pengendara sepeda motor asal Malang itu dibawa ke Puskesmas Purwodadi. Setelah itu dirujuk ke kamar jenazah RS Pusdik Porong untuk visum.
Dampak kecelakaan ini, dua arus jalan raya Surabaya-Malang sempat alami kemacetan. Sebab, kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun sempat menutupi badan jalan.
Polisi sempat meminta para pengguna jalan yang akan ke Malang atau Surabaya untuk menggunakan jalur lainnya seperti jalan tol. (ags/bob) .
.









