Kabupaten Malang, blok-a.com – Pohon tumbang timpa rumah warga di tiga titik di wilayah dua Kecamatan Kabupaten Malang, Kamis (11/1/2024) sore kemarin.
Pertistiwa pohon tumbang timpa rumah itu bermula saat hujan deras disertai angin kencang melanda Dusun Tlogorejo Desa Wonorejo Kecamatan Lawang Kabupaten Malang.
Kasi Humas Polres Malang , Ipda Muchammad Adnan mengatakan, di Dusun Tlogorejo, Desa Wonorejo, Kecamatan Lawang. sekitar pukul 15.17 Wib dan pukul 17.30, Kamis (11/1/2024) pohon tumbang menimpa dua rumah warga.
“Ada rumah warga yang tertimpa dengan kerusakan berat. Yakni rumah Dedi Stiawan (31) dengan 3 jiwa di dalamnya, lalu di rumah milik Raharjo (66) yang tinggal seorang diri,” ujar Adnan, Jumat (12/1/2024)
Akibatnya, sebagian atap dan dinding rumah warga roboh tertimpa pohon tumbang alami kerusakan yang cukup signifikan. Aliran listrik pun sempat padam di sekitar pohon tumbang itu.
Sementara pohon tumbang lainnya terjadi di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan, pohon tumbang yang disebabkan hujan disertai angin kencang itu terjadi di Kecamatan Poncokusumo Kabupaten malang.
“Laporan masuk terjadi pohon tumbang di Dusun Sukosari, Desa Pandansari, Kecamatan Poncokusumo sekira pukul 14.45 WIB,” terang Sadono.
Pohon yang tumbang di Poncokusumo Kabupaten Malang ini menimpa tiga rumah warga sekaligus.
“Pohon yang tumbang yakni pohon beringin, timpa tiga rumah warga,” sambungnya, dikonfirmasi Jumat ( 12/1/2024).
Ia menyebutkan rumah yang tertimpa pohon beringin dengan kategori rusak ringan di antaranya milik Alipah (67).
Rumah dengan penghuni 2 jiwa itu mengalami kerusakan di bagian teras dan ruang tamu.
Selanjutnya rumah milik Mike Astutik (36) yang ditempati oleh 5 jiwa itu rusak di bagian teras dan ruang tamu.
Kemudian, rumah dengan kondisi rusak berat terjadi di dumah milik Rupiati (58).
“Rumah ini ditempati 2 orang. Kerusakannya di bagian ruang tamu, kamar, dapur, 2 unit sepeda motor tertimpa material,” katanya.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, Rupiati dan anggota keluarganya harus mengungsi ke rumah tetangga
“Mengingat rumahnya masih dibersihkan dan diperbaiki.” imbuhnya .
Pihak BPBD Kabupaten Malang, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam evakuasi dan penanganan pasca-bencana.
“Langkah-langkah seperti ini menjadi contoh positif bagaimana kolaborasi dapat
buruk bencana hydrometeorologi di wilayah yang rawan,” pungkas Sadono. (ags/bob)








