Satu Tewas, Dua Luka Akibat Tersambar Petir saat Panen Jagung di Wongsorejo Banyuwangi

Ilustrasi petir.(pixabay)
Ilustrasi petir.(pixabay)

Banyuwangi, blok-a.com – Insiden nahas menimpa tiga orang petani saat sedang memanen jagung di kawasan hutan jati milik Perhutani BKPH Watudodol, tepatnya di Petak 40 H, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (17/4/2025).

Akibat peristiwa tersebut, satu petani dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara dua lainnya mengalami luka ringan.

Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB saat cuaca di sekitar lokasi sedang mendung.

“Tiga petani yang tersambar petir yakni PA (39) dan N (65), warga Desa Alasbuluh, serta T (52) warga Desa Wonoboyo, Kecamatan Klabang, Kabupaten Bondowoso,” ungkap AKP Eko, Jumat (18/4/2025).

“Akibat insiden tersebut, PA meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan N dan T mengalami luka ringan,” lanjutnya.

Berdasarkan keterangan saksi, ketiga petani awalnya tengah memanen jagung bersama-sama di lahan tersebut. Saat mereka bekerja, tiba-tiba terdengar suara petir yang cukup keras dan menyambar langsung ke arah PA, yang saat itu berada di tengah ladang.

Sementara itu, N dan T yang berada di pinggir ladang sempat berteriak meminta pertolongan. Seorang warga bernama Mardiyah yang mendengar teriakan langsung mendatangi lokasi dan segera menghubungi perangkat desa serta Bhabinkamtibmas Desa Alasbuluh.

Kedua korban luka, N dan T, langsung dibawa ke Unit Gawat Darurat Puskesmas Wongsorejo untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan jenazah PA dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Insiden ini menjadi peringatan penting akan keselamatan saat bekerja di lapangan, khususnya saat cuaca ekstrem,” tutup AKP Eko Darmawan.(kur/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com