Banyuwangi, blok-a.com – Geger aksi dugaan pengeroyokan yang melibatkan belasan anak punk di sekitar lampu merah Lincing, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Selasa (18/2/2025) malam. Insiden tersebut sempat terekam oleh salah seorang warga dan viral di media sosial.
Kapolsek Rogojampi, Kompol Imron, melalui Kanit Reskrim Iptu Gatot Suryawan, membenarkan insiden tersebut. Lokasi kejadian berada di simpang tiga lampu merah Lincing sekitar pukul 17.30 WIB.
“TKP berada di sekitar simpang tiga lampu merah Lincing, Rogojampi,” ujar Iptu Gatot saat dikonfirmasi blok-a.com, Rabu (19/2/2025).
Dua remaja yang menjadi korban dalam insiden ini berinisial SP (18) dan RF (17), warga Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi.
Berdasarkan keterangan saksi, awalnya mereka sedang berboncengan naik motor menuju Gurit untuk membeli makanan.
“Saat berhenti di barat lampu merah, tiba-tiba SP dipukul dan terkena sabetan benda oleh segerombolan anak punk yang berjumlah sembilan orang dari Kecamatan Wongsorejo,” bebernya.
Merasa terancam, kedua korban berusaha melarikan diri ke arah timur lampu merah, tetapi tetap dikejar. Mereka akhirnya bersembunyi di pemukiman warga hingga berhasil diselamatkan oleh seorang pelajar berinisial R (17) bersama orang tuanya.
Polsek Rogojampi yang datang ke lokasi langsung mengamankan kelompok anak punk tersebut untuk menghindari amukan warga.
Setelah dilakukan mediasi dengan melibatkan orang tua korban di Mapolsek Rogojampi, satu dari sembilan pelaku dinyatakan terbukti melakukan pemukulan.
“Pelaku yang diamankan berinisial AB (18), karena terbukti memukul korban,” jelas Iptu Gatot.
Sementara itu, delapan anak punk lainnya diarahkan ke Dinas Sosial Banyuwangi untuk mendapatkan pembinaan. Sedangkan dua anak punk yang berasal dari Rogojampi dikembalikan ke orang tua mereka.
“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi karena sudah meresahkan warga,” tutupnya.(kur/lio)




