Operasi SAR Longsor Pacet-Cangar Resmi Dihentikan, 10 Korban Tewas Dievakuasi

Proses evakuasi korban longsor di jalur Pacet-Cangar.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)
Proses evakuasi korban longsor di jalur Pacet-Cangar.(blok-a.com/Syahrul Wijaya)

Mojokerto, blok-a.com – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban longsor di kawasan hutan Tahura Raden Soerjo, Blok Watulumpang, Pacet, Mojokerto, resmi dihentikan pada Jumat (4/4/2025). Seluruh korban yang berjumlah 10 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Pada hari kedua pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Provinsi Jatim, BPBD Jombang, BPBD Batu, relawan, TNI, serta Polri berhasil mengevakuasi sembilan korban tambahan. Satu korban sebelumnya telah ditemukan pada Kamis (3/4/2025).

Kapolres Mojokerto, AKBP Dr. Ihram Kustarto, mengonfirmasi bahwa pencarian telah resmi dihentikan setelah seluruh korban ditemukan.

“Alhamdulillah, pukul 11.00 WIB tim gabungan berhasil mengevakuasi sembilan korban tambahan. Dengan demikian, proses pencarian telah rampung,” ungkapnya.

Tiga korban pertama ditemukan di dalam mobil pikap sekitar pukul 09.25 WIB dan langsung dibawa ke RSUD Sumberglagah, Pacet. Mereka adalah Fitria Handayani (27), Ahmad Fiki Muzaki (28), dan MF (3), yang merupakan warga Desa Jatijejer, Trawas, Mojokerto.

Selanjutnya, enam korban lainnya ditemukan di dalam mobil Toyota Kijang Innova Reborn pada pukul 11.00 WIB.

Identitas mereka adalah Masjid Satmo Setio (31), Rani Anggraeni (28), SN (6), PQ (2), Wahyudi (71), Jainah (61), seluruhnya warga Desa Klopo Sepuluh, Sukodono, Sidoarjo, serta Saudah (70), warga Suruh, Sukodono, Sidoarjo.

Sebanyak enam jenazah dibawa ke rumah sakit di Kota Batu, sementara satu korban lainnya dibawa ke RSUD Sumberglagah, Pacet.

Kapolres Mojokerto menambahkan bahwa kedua kendaraan tersebut terseret material longsor dan jatuh ke jurang sedalam 30 meter di sisi jalan Pacet-Batu.

“Korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia langsung kami evakuasi ke Posko DVI Polri Polda Jatim di Rumah Sakit Sumber Glagah Pacet dan Rumah Sakit Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu,” jelasnya.

Dengan ditemukannya seluruh korban, fokus operasi SAR kini beralih ke pembersihan material longsor yang masih menutup akses jalan utama dari Pacet ke Kota Batu. Petugas menargetkan jalur tersebut bisa segera dibuka kembali untuk masyarakat.

Sebelumnya, longsor terjadi di Jalan Sumber Brantas-Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (3/4/2025) sekira pukul 11.15 WIB. Peristiwa ini menyebabkan akses jalan di jalur Pacet-Cangar yang merupakan penghubung Kabupaten Mojokerto-Kota Batu tertutup total.

Longsor dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi sejak pukul 10.00 WIB serta tersumbatnya saluran air oleh ranting dan material lainnya, yang menyebabkan tanah tergerus.

Jalan yang tertimbun longsor memiliki lebar sekitar 50 meter, dengan tinggi tebing longsor sekitar 50 meter dan kedalaman longsor mencapai 70 meter.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada kemungkinan longsor susulan saat melintas di sekitar kawasan tersebut. Jika ada temuan baru, warga dapat melapor melalui layanan hotline 110.(sya/lio)

Exit mobile version