Mayat Pria Gegerkan Warga Singosari, Ternyata Seorang Tunawisma

Mayat Pria Gegerkan Warga Singosari, Ternyata Seorang Tunawisma
Mayat Pria Gegerkan Warga Singosari, Ternyata Seorang Tunawisma

Kabupate Malang, blok-a.com – Mayat pria tanpa identitas gegerka warga Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Pangetan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu (12/4/2025) pagi.

Penemuan mayat ini langsung diselidiki Polres Malang. Mayatini ditemukan tergeletak di lahan kosong.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar menjelaskan, penemua mayat itu pertama kali ialah Mistianik (48) seorang pemilik warung di sekitar lokasi. Mistianik menemukan mayat itu sekitar pukul 07.30, Sabtu (12/4/2025) pagi kemarin. Dia pun langsung melapor ke Polsek Singosari.

Personel Polsek Singosari bersama tim medis Puskesmas Singosari dan relawan langsung turun ke lokasi. Olah TKP dilakukan dan jenazah dievakuasi.

Hasil dari olah TKP itu islah mayat tersebut mengenakan baju putih dan celana hitam. Adapun barang bawaa seperti tas dan ransel juga ditemukan di lokasi.

Tak hanya itu, mayat tersebut pun diduga adalah seorang tunawisma yang biasa keliling di sekitar lokasi.

“Dari keteranga sejumlah warga sekitar, korban dikenal sebagai seorang tunawisma. Ia sering terlihat meminta-minta di sekitar jalan itu dan sempat mengeluh sakit beberapa waktu lalu,” kata Bambang.

Bambang menyebut, meski dugaan awal mengarah pada sebab kematian alami, pihaknya tetap melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan tidak ada unsur tindak pidana.

“Langkah awal kami adalah olah TKP, identifikasi korban, serta visum di RSSA Malang. Jika nanti ditemukan tanda-tanda kekerasan atau hal mencurigakan lainnya, tentu penyelidikan akan kami kembangkan,” lanjutnya.

Hingga saat ini, korban masih berstatus Mr. X dan jenazah berada di kamar jenazah RSSA Malang. Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera menghubungi Polsek Singosari atau Polres Malang.

Polres Malang memastikan bahwa penanganan kasus ini dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur, dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami juga terus mengumpulkan informasi tambahan dari warga dan saksi sekitar guna mengungkap identitas korban dan memastikan penyebab kematian,” tutup Bambang. (bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com