Jemaah Salat Magrib di Kota Malang Tertimpa Keramik Masjid, 1 Meninggal

Jemaah Salat Magrib di Kota Malang Tertimpa Keramik Masjid, 1 Meninggal
Jemaah Salat Magrib di Kota Malang Tertimpa Keramik Masjid, 1 Meninggal

Kota Malang, blok-a.com – Dua jemaah salat magrib di Masjid Al Fatah Jalan Raya Gadang Nomor 461 Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang, tertimpa tembok keramik.

Tembok keramik itu lepas dan menimpa dua jemaah salat Magrib di masjid di Kota Malang  yang sekitar pukul 17.51 WIB, Rabu (20/11/2024) malam kemarin.

Peristiwa ini menyebabkan dua warga ini mengalami luka parah dan dirawat di rumah sakit.

Kapolsek Sukun AKP Yoyok Ucuk Suryono melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdianto mengatakan, identitas dua jemaah ini yakni Suwito (64) dan Wiji (65) merupakan muadzin masjid Al Falah. Keduanya ialah warga Jalan Jalan Gadang Gang 8 Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun ,Kota Malang.

“Bahwa kondisi korban 1 (Suwito) pada kepala bagian belakang mengeluarkan darah dan tidak sadarkan diri, sedangkan kondisi Wiji pada kepala bagian belakang mengeluarkan darah dan dalam kondisi sadar,”  kata Yuris saat dikonfirmasi awak media, Kamis (21/11/2024) .

“Kedua korban dilarikan ke rumah sakit dengan menggunakan ambulance, untuk korban 1 ke RSSA Malang dan korban 2 ke RSI Malang,” sambungnya.

Terkait kronologi kejadian jelas Yuris, sebelum kejadian, para korban dan para saksi sedang melaksanakan shalat magrib berjamaah di dalam Masjid Al-Falah.

Saat itu posisi Suwito ada disamping kiri Wiji yang berada di shaf (baris) paling depan. Lalu saksi bernama Ruly Kristian (47) tepat berada di belakang korban 1 atau Suwito.

“Sedangkan saksi 2 yakni Ridwan (60) selaku takmir masjid Al Falah , tepat berada di samping kiri korban 2 (Wiji),” bebernya.

Selanjutnya ketika shalat memasuki rakaat kedua dan sujud secara tiba-tiba, dua buah keramik yang berada di tembok atas dengan tinggi sekitar 2 meter terjatuh mengenai kepala bagian belakang para korban hingga mengeluarkan darah.

“Saat dua korban dalam posisi
memasuki raka’at kedua dan sujud kedua secara tiba-tiba, dua buah keramik menimpa bagian kepala korban,” terang Yuris.

Kemudian ujar Yuris, sesaat setelah kejadian, Suwito dalam kondisi tidak sadarkan diri dan Wiji kondisi sadar namun mengalami shock. Akhirnya jemaah lainnya menolong kedua korban dengan membantu memindahkan kedua tembok keramik tersebut.

Atas kejadian ini, pihak pengurus masjid Al Falah langsung menghubungi piket Reskrim Polsek Sukun, Inafis Polresta Malang Kota dan dua unit ambulan dari relawan Malang Raya.

“Nahas untuk korban bernama Suwito meninggal dunia beberapa jam kemudian dalam perawatan di RSSA Kota Malang. Dan kasus ini masih dalam penyelidikan petugas kepolisian,” tukasnya. (ags/bob)

Exit mobile version