Hari ini, Sekolah di Kota Malang Libur dan Ada yang Belajar Daring

Siswa Sekolah Dasar di Malang terima makan bergizi gratis dari program nasional (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)
Siswa Sekolah Dasar di Malang terima makan bergizi gratis dari program nasional (blok-a.com/ Putu Ayu Pratama S)

Kota Malang, blok-a.com – Kondisi unjuk rasa dan aksi yang berakhir ricuh membuat sekolah di Kota Malang diliburkan dan beberapa ada yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) daring.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang resmi menetapkan kebijakan libur dan pembelajaran daring bagi seluruh siswa di Kota Malang. Keputusan itu diambil setelah rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Malang Creative Center (MCC), Minggu (31/8/2025) malam.

Kebijakan tersebut juga tertuang dalam surat pemberitahuan Nomor 400.3.1/4856/35.73.401/2025 yang ditujukan kepada seluruh sekolah, baik negeri maupun swasta di Kota Malang.

Kepala Disdikbud Kota Malang, Suwarjana, menjelaskan aturan ini berlaku berbeda untuk tiap jenjang pendidikan.

“Untuk siswa TK dan SD diliburkan, sementara untuk SMP, SMA dan SMK akan mengikuti pembelajaran dari rumah atau secara daring,” ujarnya, Minggu (31/8/2025).

Suwarjana menambahkan, seluruh sekolah diliburkan dan belajar dari rumah hanya untuk sementara waktu.

“Diliburkan satu hari saja sementara,” ungkapnya.

Ia menegaskan, langkah ini diambil untuk mengantisipasi situasi terkini di Kota Malang, terutama maraknya aksi demo yang berujung anarkis serta perusakan fasilitas umum.

“Keputusan ini merupakan hasil rapat bersama Forkopimda sebagai upaya menjaga kondusifitas,” imbuhnya.

Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Timur yang meminta agar kegiatan belajar di sekolah diatur sedemikian rupa, sehingga siswa tidak ikut terlibat dalam aksi unjuk rasa.

“Dalam edaran saya juga demikian. Mencegah anak sekolah mengikuti aksi tindakan anarkis,” ucapnya. (bob).

Exit mobile version