Blok-a.com – Senin (11/11/2024), terjadi kecelakaan beruntun di KM 92 Tol Cipularang arah Jakarta sekitar pukul 15.15 WIB, melibatkan satu truk dan 17 kendaraan penumpang.
Insiden ini menyebabkan satu korban meninggal dunia, empat korban luka berat, dan 23 korban luka ringan.
Berikut rangkuman fakta-fakta penting dari kecelakaan beruntun tersebut:
1. Jumlah Korban
Kepala Departemen Pemasaran dan Komunikasi Jasa Marga, Panji Satriya, menjelaskan bahwa seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit rujukan.
Korban meninggal adalah Salsabila (13), penumpang Toyota Avanza asal Jakarta Selatan. Empat korban luka berat adalah pengemudi dan penumpang dari berbagai kendaraan, sementara 23 korban lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit rujukan untuk mendapatkan penanganan medis.
“1 meninggal dunia, 4 luka berat, 23 luka ringan. Sampai dengan pukul 19.00 WIB, seluruh korban telah berhasil dievakuasi ke beberapa rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.
2. Proses Evakuasi oleh Tim Gabungan
Evakuasi korban melibatkan tim gabungan, termasuk Pemadam Kebakaran Purwakarta dan ambulans dari RS Abdul Radjak.
Kondisi kendaraan yang rusak dan posisi kendaraan yang bertumpukan sempat menyulitkan proses evakuasi, namun upaya maksimal dilakukan agar korban bisa segera mendapat penanganan medis yang tepat.
3. Dugaan Penyebab Kecelakaan
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh truk yang mengalami rem blong sehingga tidak bisa mengendalikan lajunya, lalu menabrak beberapa kendaraan di depannya.
Situasi diperparah dengan cuaca hujan yang menyebabkan jalan licin, mengakibatkan tabrakan berturut-turut hingga melibatkan total 18 kendaraan.
Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan mengungkapkan, hasil temuan di lapangan, perseneling truk berada di posisi gigi 4. Padahal, jalanan di lokasi kecelakaan merupakan turunan.
“Di situ turunan kurang lebih 5 kilo sampai TKP, kemudian didapatkan fakta untuk posisi persneling ada di gigi 4, artinya ini gigi tinggi, sementara di situ turunan,” kata Aan, dilansir dari CNN.
Aan menegaskan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab insiden nahas tersebut. Termasuk mendalami jejak pengereman truk di sekitar lokasi.
“Jadi penyebabnya kita masih selidiki, bisa faktor manusia, bisa faktor kendaraan itu sendiri, bisa faktor jalan maupun cuaca ini semua akan kita selidiki,” ucap dia.
4. Pengalihan Arus di Tol Cipularang
Akibat insiden ini, arus lalu lintas menuju Jakarta mengalami gangguan. Jalur tol di lokasi kecelakaan sempat tertutup total, memaksa pihak pengelola tol mengalihkan kendaraan yang datang dari arah Bandung.
Pengendara dialihkan keluar melalui Gerbang Tol (GT) Cikamuning di KM 116, kemudian diarahkan masuk kembali ke jalur tol melalui GT Jatiluhur di KM 84.
5. Sopir Truk Diamankan
R (43), sopir truk dalam insiden tersebut telah diamankan polisi.
Namun, R mengalami luka-luka dan masih dirawat di RS dengan pengawasan ketat.
“Sopir saat ini sudah diamankan, karena mengalami luka dirawat di RS dan dalam pengawasan Polres Purwakarta,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast.
6. Penyelidikan Lanjutan
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan ini dengan memeriksa kelayakan teknis truk. Hasil investigasi diharapkan dapat mengungkap lebih lanjut perihal kondisi truk, mengingat Tol Cipularang dikenal sebagai jalur dengan risiko kecelakaan yang tinggi.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dikabarkan telah mengirim tim ke lokasi kejadian untuk berkoordinasi dengan semua pemangku kepentingan.
Polisi turut menerjunkan tim Traffic Accident Analysist (TAA) untuk mengusut penyebab kecelakaan tersebut.
Pihak kepolisian juga akan mengumpulkan rekaman CCTV dan rekaman dashcam dari mobil-mobil di lokasi kejadian sebagai alat bukti saat proses penyelidikan.
Data Korban Kecelakaan di Tol Cipularang KM 92:
Korban Meninggal Dunia:
– Salsabila (13), pelajar, penumpang Toyota Avanza Silver, alamat: Asrama Yonzikon 13, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
Korban Luka Berat:
1. Erni (47), ibu rumah tangga, penumpang Toyota Agya, alamat: Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangerang Selatan.
2. Supriyanto (31), buruh harian lepas, penumpang Toyota Agya, alamat: Bojongsari, Sawangan, Depok.
3. Johnson Tambunan (45), pengemudi Suzuki APV, alamat: Cikarang Utara, Bekasi.
4. Kartika Eka Putri (27), ibu rumah tangga, pengemudi Toyota Avanza Silver, alamat: Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
Korban Luka Ringan:
1. Eko JS (43), pengemudi Toyota Rush, alamat: Purwasari, Karawang.
2. Nani Iryani (48), penumpang Toyota Rush, alamat: Purwasari, Karawang.
3. Davina Milka Jovanka (14), pelajar, penumpang Toyota Rush, alamat: Purwasari, Karawang.
4. Excel (11), pelajar, penumpang Toyota Rush, alamat: Purwasari, Karawang.
5. Ega Azkia (18), mahasiswa, penumpang Toyota Rush, alamat: Purwasari, Karawang.
6. Adrianus Desseto (28), pengemudi Mitsubishi Xpander Dinas TNI, alamat: Sekayam, Sanggau.
7. Sutrisno (54), TNI AD, penumpang Mitsubishi Xpander, alamat: Tambun Selatan, Bekasi.
8. Amanda Maurren Arliani (25), pengemudi Honda Brio, alamat: Citra Karawaci, Tangerang.
9. Bayu Kuntarto (43), penumpang Suzuki XL7, alamat: Jaka Setia, Bekasi Selatan.
10. Tio Fajar Muhtadina (27), penumpang Honda Freed, alamat: Mustika Jaya, Bekasi.
11. Daffa Dwi Juliansyah (21), penumpang Honda Freed, alamat: Mustika Jaya, Bekasi.
12. Fantye Nurlaili Sari (45), penumpang Honda Freed, alamat: Mustika Jaya, Bekasi.
13. Nazwa Tri Herfani (15), pelajar, penumpang Honda Freed, alamat: Mustika Jaya, Bekasi.
14. Mawi (60), pengemudi Toyota Agya, alamat: Curug, Depok.
15. Firda (26), penumpang Toyota Agya, alamat: Sawangan, Depok.
16. M. Fahri (3,5), penumpang Toyota Agya, alamat: Sawangan, Depok.
17. Ai Naya (6), pelajar, penumpang Toyota Agya, alamat: Sawangan, Depok.
18. Nadine Azkiya Putri (2), penumpang Avanza Silver, alamat: Srengseng Sawah, Jakarta Selatan.
(sya/lio)









