Dicari Tak Ketemu, Lansia di Malang Tiba-Tiba Ditemukan Meninggal di Sungai

Dicari Tak Ketemu, Lansia di Malang Tiba-Tiba Ditemukan Meninggal di Sungai
Dicari Tak Ketemu, Lansia di Malang Tiba-Tiba Ditemukan Meninggal di Sungai

Kota Malang, blok-a.com – Lansia bernama Nur Giat (66) ditemukan meninggal dalam kondisi mengapung di sungai di Jalan Simpang KH Yusuf RT 04 RW 05 Kelurahan Tasikmadu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Kamis (2/1/2024) sore kemarin.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Anton Widodo melalui Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Yudi Risdianto mengatakan, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Ardau (45) selaku Ketua RT 05 sekitar pukul 15.30 WIB.

“Korban merupakan warga sekitar dan lokasi ditemukan tidak jauh dari rumah korban,” kata Yuris, Jumat (3/1/2025).

Diungkapkan Yuris, berdasarkan keterangan pihak keluarga korban, pada tanggal 31 Desember 2024 sekitar pukul 00.05 WIB, istri korban yang sedang berada di rumah mencari korban, namun karena tidak berada di rumah akhirnya anggota keluarga berusaha mencari korban namun tidak ditemukan.

“Pihak keluarga bersama warga setempat berusaha mencarinya hingga satu malam, namun korban dengan ciri-ciri orangnya kecil, kulit kuning, mata agak sipit dan terakhir memakai kaos warna hitam serta memakai sarung kotak kotak warna coklat, tidak kunjung ditemukan,” bebernya.

Kemudian hari Kamis (2/1/2024) sore saksi pada waktu melakukan pencarian di temukan jenazah seorang laki- laki mengapung di sungai dan ketika mengamati jenazah yang di temukan ternyata jenazah tersebut adalah Nur Giat yang dilaporkan meninggal rumah tanpa sepengetahuan keluarga.

Selanjutnya saksi mengubungi pihak kepolisian. Setelah pihak kepolisian mendatangi TKP kemudian mengamankan TKP dan mengevakuasi korban .

“Pada saat dilakukan TKP ,pada tubuh korban tidak diketemukan bekas atau tanda tanda penganiayaan dan korban memiliki riwayat sakit tuna rungu dan lupa ingatan dan stroke ringan,” imbuh Yuris.

Keluarga korban menolak untuk di lakukan autopsi di rumah sakit dan meminta untuk di bawa ke rumah duka .

“Pihak keluarga membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi di karena memaklumi sakit yang di idap oleh korban,” pungkasnya. (ags/bob)

Exit mobile version