Dicari Seminggu, Balita di Blitar Ditemukan Meninggal di Sini

FOTO : Tim SAR gabungan menemukan jasad Alfath Adi Raffasya, balita berusia 3 tahun asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, yang dilaporkan hilang setelah terbawa arus parit. (blok-a.com/Fajar)
FOTO : Tim SAR gabungan menemukan jasad Alfath Adi Raffasya, balita berusia 3 tahun asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, yang dilaporkan hilang setelah terbawa arus parit. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Muhammad Alfath Adi Raffasya, balita berusia 3 tahun asal Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, yang dilaporkan hilang setelah terbawa arus parit, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban ditemukan oleh tim SAR gabungan di sekitar Jembatan Ngujang I, Kabupaten Tulungagung, Sabtu (24/5/2025) sore.

Koordinator Unit Siaga SAR Malang Raya, Yoni Fariza menjelaskan, bahwa lokasi penemuan jenazah berada sekitar 40 kilometer dari tempat kejadian.

“Korban berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan di wilayah Tulungagung, sekitar radius 40 kilometer dari tempat kejadian,” jelas Yoni Fariza.

Kondisi jasad korban saat ditemukan sudah sulit dikenali, sehingga proses identifikasi dilakukan oleh tim Inafis Polres Tulungagung.

“Jenazah sudah sulit dikenali, hanya orang terdekat yang bisa mengenali. Kami berkoordinasi dengan Inafis Tulungagung dan alhamdulillah pada pukul 16.30 WIB berhasil diidentifikasi. Hasilnya identik dengan korban laka di Sanankulon,” tambah Yoni.

Setelah proses identifikasi selesai, jenazah Muhammad Alfath langsung dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan oleh pihak keluarga.

Sebelumnya, balita tersebut dilaporkan hilang, Minggu, 18 Mei 2025, setelah diduga lepas dari pengawasan orang tua saat bermain di parit depan rumahnya.

Pencarian intensif dilakukan oleh tim SAR gabungan selama sepekan sebelum akhirnya korban ditemukan. (jar/bob)

 

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com