Burung Milik Sarip di Malang Dicuri, Harganya Rp 2,5 Juta

Korban, Syarif (55) saat menunjukkan lokasi burung dan sangkarnya yang hilang dicuri (dok / Istimewa)
Korban, Syarif (55) saat menunjukkan lokasi burung dan sangkarnya yang hilang dicuri (dok / Istimewa)

Kota Malang, blok-a.com – Aksi pencurian kembali terjadi di Jalan Mayjen Panjaitan Gang 19, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Diketahui dalam rekaman video CCTV, terlihat dua orang pelaku mencuri burung murai medan beserta sangkarnya.

Peristiwa ini dialami oleh Sarip (55), seorang pedagang bakso. Ia mengungkapkan burung yang dicuri tersebut bernilai Rp 2,5 juta, sementara sangkarnya seharga Rp 650 ribu.

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 16.34 WIB. Saat kejadian, burung murai dan beberapa burung kicau milik korban digantung di dekat pintu rumah. Sarip yang tengah mencacah daging di dalam rumah baru menyadari kehilangan burungnya ketika keluar.

“Saat itu kondisinya sedang hujan dan sepi, posisi saya di dalam rumah sedang mencacah daging untuk membuat pentol bakso. Tidak lama saya keluar rumah, ternyata burung murai berikut sangkarnya sudah hilang, sedangkan burung kicau lainnya masih ada,” ujar Sarip, Kamis (30/1/2025).

Setelah menyadari kejadian tersebut, Sarip melaporkannya ke Ketua RT setempat. Warga kemudian memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari rekaman, terlihat dua orang pria berboncengan sepeda motor Suzuki Shogun tanpa pelat nomor. Satu orang menunggu di atas motor, sementara satu lainnya turun dan mengambil burung beserta sangkarnya.

“Jadi, pelakunya dua orang laki-laki berboncengan naik motor Suzuki Shogun tanpa plat nomor. Satu pelaku menunggu di atas sepeda motor, sedangkan pelaku yang lain turun dan mengambil burung murai saya,” jelasnya.

Usai mencuri, kedua pelaku langsung melarikan diri ke arah utara. Sarip menduga mereka sudah mempelajari situasi sekitar sebelum beraksi.

“Kemungkinan, pelaku sudah tahu seluk-beluk wilayah gang sini. Karena posisi rumah saya ini berada masuk dalam gang, tetapi pelakunya kok tahu saya punya burung murai,” ungkapnya.

Hingga saat ini, Sarip belum melaporkan aksi pencurian burung tersebut ke pihak Polresta Malang Kota dan masih mempertimbangkan langkah selanjutnya.

“Saya masih sebatas melapor ke Ketua RT setempat. Belum ada rencana melaporkannya ke pihak kepolisian,” pungkasnya. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com