Kabupaten Malang, blok-a.com – Dua orang bocah sekolah dasar (SD) ditemukan tewas tenggelam di sebuah kubangan air hujan yang terletak di Dusun Sumbernongko, Desa Pagak, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, pada Senin (25/11/2024).
Bocah yang tewas tenggelam adalah Ahmad Awalidull (9) dan Ahmad Rafa (8) yang sama-sama duduk di bangku kelas 3 SD di wilayah Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang.
Kapolsek Pagak, Iptu Surdianto menerangkan, kejadian ini bermula ketika kedua bocah ini diketahui belum sampai rumah ketika pulang dari sekolah.
Kemudian, ayah kandung dari salah satu korban, Ahmad Awalidull yakni Masru (42) mencoba mencari keberadaan anaknya.
Masru yang tau kebiasaan anaknya bermain di kubangan, mencoba mengecek ke lokasi kejadian. Diketahui, kubangan tersebut merupakan tadah air hujan dengan kedalaman sekitar dua meter.
Sesampainya di lokasi kejadian, sang ayah dikejutkan dengan keberadaan dua korban dalam keadaan meninggal dunia karena tenggelam.
“Di situlah ditemukan anaknya atau korban atas nama Ahamad Awalidull bersama temannya yang juga saudara sepupunya bernama Ahmad Rafa tenggelam dan sudah tidak bernyawa,” kata Surdianto saat dikonfirmasi, Selasa (26/11/2024).
Kejadian tersebut tidak langsung dilaporkan ke pihak kepolisian, dikarenakan kedua orang tua masih merasakan shock atas meninggalnya sang anak.
“Karena kedua orang tua korban masih shock dan tinggalnya di pelosok desa, tidak melaporkan kejadian tersebut sejak awal. Hingga akhirnya salah satu perangkat desa yakni Sumbernongko mengetahui hal tersebut yang kemudian melaporkan ke Polsek Pagak,” jelasnya.
Usai menerima laporan kejadian tersebut, anggota kepolisian mendatangi rumah duka untuk melakukan pemeriksaan.
Kendati demikian, pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan outopsi dan pasrah menerima kejadian itu merupakan musibah.
“Saksi dan orang tua kandung korban sepakat menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban, dan sudah menerima kematian korban sebagai musibah,” pungkasnya. (ptu/bob)









