Bocah 6 Tahun di Asahan Tewas Diduga Terjangkit Rabies

Ilustrasi.(Nedpix)
Ilustrasi.(Nedpix)

Asahan, blok-a.com – Seorang anak berusia 6 tahun, berinisial AA, warga Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, meninggal dunia, Sabtu (16/3/2024) lalu.

Informasi yang diperoleh dari pesan berantai WhatsApp, sekitar 2 bulan lalu, korban digigit anjing liar di sekitar tempat tinggalnya dan tidak pernah diberikan suntikan Vaksin Anti Rabies (VAR).

Dalam keterangannya, korban sempat dirawat di Rumah Sakit Haji Abdul Manan Simatupang Kisaran, Jumat (15/3/2024) lalu.

Saat itu korban datang dalam kondisi kejang-kejang di seluruh tubuh, berulang dengan durasi 10 menitan, mulut keluar buih dan muntah warna kehitaman.

Pengakuan orangtua korban, masih dari informasi yang diperoleh, korban sebelumnya mengalami demam tinggi selama 2 hari dan kejang sejak pagi hari.

Sebelum demam, korban sempat takut dan menghindar air, kesulitan minum, muntah setiap minum air dan tidak mau mandi.

Kadinkes Sebut Pasien Tidak Pernah Dibawa Berobat

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, doktor Hari Sapna, MKM saat dimintai tanggapannya mengaku menyesalkan kejadian tersebut.

“Stok VAR di gudang farmasi dinas kesehatan dalam keadaan cukup. Kami menyesalkan kejadian ini dikarenakan pasien tidak pernah dibawa berobat ke Puskesma,” aku Sapna melalui pesan WhatsApp.

Menurut Sapna, seandainya pasien di awal kejadian segera dibawa ke Puskesmas tentu saja petugas Rabies Puskesmas akan segera mengambil tindakan untuk penyuntikan VAR. Sehingga kemungkinan pasien meninggal dunia dapat dicegah.

Ortu Bantah Kadinkes

Pernyataan Sapna ini sedikit berbeda dengan pengakuan orangtua korban.

Menurut Jefri, ayah korban, tak lama digigit anjing, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Ivan Husada, Sentang.

“Sini biar saya yang cakap sama dia (Kadinkes). Saya bawa ke rumah sakit Ivan (Husada). Kata dokternya, anakku masih umur 6 tahun, jadi belum bisa disuntik Rabies. Makanya itu gak saya bawa berobat lagi,” jawabnya dari seberang telepon, Senin (18/3) sekitar pukul 16.20 WIB.(ric/kim)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com