Belasan Warga Wonotirto Blitar Diduga Keracunan Usai Santap Makanan Yasinan

Barang bukti dugaan keracunan warga telah dikumpulkan Polres Blitar untuk diuji laboratorium. (Istimewa)
Barang bukti dugaan keracunan warga telah dikumpulkan Polres Blitar untuk diuji laboratorium. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Sebanyak 18 warga Desa Wonotirto, Kecamatan Wonotirto, Kabupaten Blitar, dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan setelah menghadiri acara yasinan di rumah salah satu warga.

Menurut Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar, IPDA Putut Siswahyudi, kejadian ini bermula pada Kamis, (8/5/2025), saat acara yasinan di rumah SJ.

Menu yang disajikan termasuk bakso, pisang goreng, dan teh buatan sendiri. Korban pertama yang mengalami gejala adalah Ilham, seorang pelajar berusia 11 tahun.

“Setelah pulang dari sekolah, Ilham mengeluh perutnya sakit dan mengalami muntah-muntah. Ilham kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Aminah untuk mendapatkan perawatan medis,” kata IPDA Putut Siswahyudi, Minggu (11/5/2025).

Setelah itu, gejala serupa dikeluhkan oleh 17 warga lainnya.

Dari total 18 korban, 2 orang dirawat di Klinik Tirta Husada, sementara 1 orang lainnya dirawat di RSI Aminah. Sedangkan sebanyak 14 orang lainnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Wonotirto.

“Saat ini, 2 orang yang dirawat di Klinik Tirta Husada dan 1 orang di RSI Aminah sudah diperbolehkan pulang. Sementara kondisi para korban lainnya saat ini berangsur membaik, meskipun mereka masih menjalani perawatan,” tambahnya.

Pihak kepolisian dan petugas kesehatan telah melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Barang bukti berupa sisa makanan dan sampel muntahan korban telah dikumpulkan untuk diuji laboratorium.

“Kami berharap hasil pemeriksaan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab keracunan ini,” ujar Putut.

Saat ini, Satreskrim Polres Blitar menangani kasus ini lebih lanjut.

“Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan, terutama saat menghadiri acara yang melibatkan banyak orang,” pungkas IPDA Putut.

Tuan rumah acara yasinan, SJ, yang kini berstatus saksi mata mengaku tidak menyangka insiden ini akan terjadi.

“Kami tidak menyangka akan terjadi hal seperti ini. Semua tamu merasa baik-baik saja selama acara,” ujar SJ. (jar/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com