Aksi Solidaritas untuk Affan Ricuh di Kota Malang, Kapolresta Minta Maaf

Massa aksi solidaritas driver Ojol, Affan bakar ban di Kota Malang, Jumat (29/8/2025) (blok-a/Yoga Ardiawan)
Massa aksi solidaritas driver Ojol, Affan bakar ban di Kota Malang, Jumat (29/8/2025) (blok-a/Yoga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.comAksi solidaritas untuk driver Ojek online (Ojol) Affan Kurniawan berlanjut dari Alun-Alun Merdeka menuju Polresta Malang Kota pada Jumat (29/8/2025) malam. Massa tiba sekitar pukul 18.36 WIB, namun situasi memanas dan berubah ricuh pada pukul 19.40 WIB.

Belasan personel TNI tampak berjaga di depan pintu masuk Polresta Malang Kota. Massa aksi kemudian melakukan pembakaran rambu water barrier, mencoret-coret, serta merobek dan membakar baliho foto Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, dan Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin.

Kericuhan mereda setelah empat truk personel Divisi Infanteri 2 Kostrad datang untuk menenangkan massa. Sesaat kemudian, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono bersama Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Susilo menemui massa aksi.

Nanang menyampaikan bahwa polisi yang terlibat dalam kendaraan taktis (rantis) mobil Brimob yang melindas Almarhum Affan sudah ditahan dan dalam tahap pemeriksaan.

Massa aksi solidaritas untuk driver Ojol, Affan bersama TNI - Polri di Kota Malang, Jumat (29/8/2025) (blok-a/Yoga Ardiawan)
Massa aksi solidaritas untuk driver Ojol, Affan bersama TNI – Polri di Kota Malang, Jumat (29/8/2025) (blok-a/Yoga Ardiawan)

“Teman-teman yang ada di sini sudah menyampaikan tuntutan dan saya selaku Kapolresta Malang Kota, kami meminta maaf yang serendah-rendahnya hati kami. Kami memohon maaf kepada rekan-rekan dengan apa yang terjadi di Jakarta. Oknum-oknum (pelaku) itu sekarang sudah melaksanakan pemeriksaan dan sampai dengan malam ini sudah ditahan,” jelas Nanang di hadapan massa.

Ia kembali menegaskan permohonan maaf atas peristiwa yang menimpa Affan Kurniawan. Ia mendoakan supaya Almarhum diberikan tempat terbaik oleh Tuhan yang maha kuasa.

“Sekali lagi rekan-rekan, dengan seluruh anggota Polresta Malang Kota memohon maaf atas kejadian yang menimpa saudara kita almarhum Affan Kurniawan. Semoga beliau diberikan tempat terindah oleh Allah SWT,” tambahnya.

Sementara itu, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Susilo mengajak massa untuk bersama-sama mendoakan almarhum. Ia mengapresiasi massa aksi yang menyambut kedatangan para prajurit.

“Jadi rekan-rekan sekalian, saya haturkan terima kasih. Saya dengan prajurit saya, turun disambut baik rekan-rekan sekalian. Dan saya sampaikan, TNI adalah dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat,” ucapnya.

Ia juga meminta agar massa tetap menjaga kondusivitas Kota Malang.

“Saya sudah melaporkan (perkembangan situasi terkini) kepada Pangkostrad dan Pangdam V/Brawijaya. Mari Malang Raya dijaga bersama-sama,” tegasnya.

Adapun perwakilan massa, Rudi, menyatakan bahwa tuntutan sudah diterima Kapolresta Malang Kota. “Perjuangan tidak hanya hari ini saja. Besok-besok sampai pelaku dihukum seberat-beratnya, itu perjuangan kami,” pungkasnya. (yog)

Exit mobile version