Kota Malang, blok-a.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang fokus memberantas keberadaan anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng).
Terbaru, pada pekan lalu Satpol PP Kota Malang berhasil menggagalkan anjal dan gepeng yang diduga bakal beroperasi di Kota Malang. Tak tanggung-tanggung, terdapat dua truk berisi yang akan men-dropping anjal dan gepeng.
“Setiap malam sebelum off, jam 11 malam saya minta mereka (personel Satpol PP Kota Malang) berkeliling lagi. Kemarin ditemukan dropping dari luar masuk kota,” jelas Kepala Satpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, Selasa (17/12/2024).
Heru menerangkan, pada Jumat (13/12/2024) malam pihaknya berhasil mencegat dua truk berisi anjal dan gepeng saat melakukan dropping. Alhasil, personel Satpol PP yang saat bertugas langsung melakukan tindakan.
“Gak pagi atau subuh lagi, tapi tengah malam di sekitar Jalan Semeru dekat Stadion Gajayana. Informasinya berasal dari Pasuruan ada 2 truk,” jelas Heru.
Dijelaskan Heru, sempat terjadi kejar-kejaran antara pihaknya dengan dua truk tersebut seusai menurunkan penumpangnya. Lalu, pihaknya meminta pengemudi truk untuk membawa kembali penumpang tersebut.
“Truknya saya suruh bawa kembali, kita kejar. Kalau gak gitu kita laporkan ke polisi akhirnya mereka balik,” imbuh Heru.
Mengantisipasi hal itu tidak akan terulang kembali, pihaknya pun akan memperketat dan menggencarkan patroli. Termasuk memantau kendaraan pengangkut seperti truk yang dinilai mencurigakan.
“Kita coba mitigasi, kalau ada truk masuk terus tutupnya di atas itu kelihatan dari luar gak ada muatannya, berati kan manusia, duduk. Kita wajib curiga, kita buntuti nanti,” bebernya.
Berdasarkan catatannya, sejauh ini Satpol PP Kota Malang telah melakukan pencegatan terhadap hal serupa sebanyak empat kali.
“Pencegatan itu ada 4 kali tapi gak berurutan harinya. Pasca pilkada. Yang terakhir jumat malam kemarin kan mereka cari momen sabtu malam minggu,” tutupnya. (yog/bob)




