1 Bulan, Ini Penyebab 13 Kebakaran Terjadi di Kota Malang

Kebakaran gudang Gudang Toeng Market di Blimbing, Kota Malang.(blok-a.com/Andik Agus)

Kota Malang, blok-a.comKebakaran di Kota Malang dalam bulan Juni dan awal bulan Juli 2024. Kebakaran satu bulan itu mencapai 13 kasus. Total kerugian yang dihasilkan cukup besar hingga Rp 2 miliar.

Sorotan rentetan kejadian kebakaran pada bulan Juni dan awal bulan Juli 2024, akibat kelalaian warga yang cukup mendominasi penyebab kebakaran.

“Kebanyakan warga membakar sampah di areal lahan kosong dan kering membuat api cepat menjalar, apalagi di musim kemarau,” kata Kepala UPT Damkar Kota Malang, Agoes Soebekti, Minggu (7/7/2024).

Tak hanya di lahan kosong kata Agoes, faktor kelalaian di dalam rumah juga bisa terjadi.
Contoh seperti rumah yang berada ditimur Gedung Malang Creatif Center (MCC). Penyebab kebakaran ini akibat pemilik rumah membakar kertas diruang tamu lalu ditinggal ke kamar mandi.

“Akibatnya rumah yang persis di Timur Gedung MCC terbakar hebat dan dalam peristiwa ini pemilik rumah mengaku mengalami kerugian sekitar 150 juta,” terang Agoes.

Tak berselang lama, kebakaran terjadi lagi digudang penyimpanan barang rosokan di Jalan Tenaga Utara, Kecanatan Blimbing, pada tanggal 28 Juni 2024.

“Penyebabnya sama, yakni pemilik gudang barang bekas lalai usai membakar sampah, hingga membakar gudang miliknya dan pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 100 juta,’ bebernya.

Lalu, kebakaran rumah di Jalan Sekarsari Indah RT 03 RW 01 Kelurahan Tlogowaru, Kecanatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Jumat (5/7/2024) malam, sekitar pukul 20.45 WIB

“Penyebab kebakaran ini, karena anak dari pemilik rumah diduga membakar obat nyamuk dilantai 2 dan mengenai kasur hingga membakar seisih ruangan kamar dilantai 2 ini. Dan dalam peristiwa ini, kerugian material mencapai Rp 200 juta, karena banyak barang barang berharga yang tidak dapat diselamatkan,” tambah Agoes.

Agoes mengungkapkan, kebakaran juga karena faktor korsleting listrik. Seperti kebakaran yang menimpa gedung Spa dan GYM di Jalan Terusan Batubara no 12 RT 04 RW 01 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, pada hari Sabtu (29/6/2024) .

Gedung dilantai 2 yang dibuat usaha Spa dan Gym, diduga adanya konsleting listrik dan dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa dan pemilik mengaku mengalami kerugian hampir Rp 1 miliar.

Dan kemarin hari Sabtu (6/7/2024) siang, kebakaran terjadi di Gudang Toeng Marker yang terletak di Jalan Tenaga Baru 3 Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

“Penyebab kebakaran gudang terbesar di Kota Malang, diduga akibat arus komsleting listrik dan dalam peristiwa ini pemilik mengalami kerugian sekitar Rp 600 Juta rupiah,” pungkasnya.

Agoes berpesan, agar warga jangan membakar sampah di lahan kosong dan kering. Disamping itu lebih melakukan pengawasan khususnya anak anak yang bermain korek di dalam kamar.

“Ini sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda), potensi kebakaran bisa saja terjadi tanpa diketahui,” tandasnya. (ags/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com