Kota Malang, blok-A.com – Selepas menghadiri acara pertemuan wali mahasiswa baru dengan Pimpinan Universitas Muhammadiyah Malang, antusias wali mahasiswa baru riuh dengan tepuk tangan atas pemaparan dari Rektor UMM Dr. Fauzan. M.Pd dan Menko PMK Prof. Dr. Muhadjir Effendy M.A.P di Dome UMM, Kamis (25/08/2022).
Di atas tribun Dome UMM, terlihat seorang ibu berbaju ungu, lengkap dengan maskernya, tengah menunggu acara selanjutnya. Ia hadir bersama anak perempuannya saat itu.
Tim Blok-A.com, mencoba untuk mendekati dan berbicara langsung dengan sosok ibu tersebut. Ia pun berbaik hati untuk bersedia di wawancarai.
Subadiah (52), merupakan seorang ibu paruh baya yang menyekolahkan anaknya di Universitas Muhammadiyah Malang. Ia menuruti keinginan anaknya berkuliah di UMM, mengambil jurusan teknik informatika.
“Itu cita-cita anak saya mulai dulu. Saya suruh sekolah guru, dia tidak mau. Saya sebagai orang tua mendukung saja pilihan anak,” ujar wanita berusia 52 tahun tersebut.
Selain menjadi ibu rumah tangga, ia berwirausaha sebagai penjual gorengan di salah satu sekolah wilayah Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Wanita asal Klakah itu mengungkapkan kepercayaannya terhadap Universitas Muhammadiyah Malang.
“Saya percaya dan yakin 100% anak saya kuliah disini,” ucap Subadiah.
Terkait beasiswa dan fasilitas yang dipaparkan oleh Rektor UMM, Subadiah selaku wali mahasiswa baru merasa bersyukur bisa menguliahkan anaknya di UMM. Ia hanya berpesan ke anaknya untuk giat dalam belajar.
“Waktu itu anak saya cerita kalau yang mendapat beasiswa itu harus pinter, namun saya bilang ke dia bahwa yang penting tetap giat belajar dan semangat,” tutur Subadiah.
Subadiah menjelaskan bahwa anaknya dititipkan kepada salah satu saudara yang ada di Sawojajar, Malang. Ia berinisiatif untuk mengalihkan biaya kos, untuk biaya lainnya.
“Jadi dititipkan ke saudara saya, soalnya kan biaya kos mahal. Daripada terpakai, mending untuk biaya yang lain. Alhamdulillah anaknya nurut saja,” serunya.
“Semoga anak saya bisa menjadi anak yang baik, mandiri dan tanggung jawab untuk dirinya dan orang tua,” tutup Subadiah
(mg1/bob)










Balas
Lihat komentar