Usai Retret, Bupati Lamongan Siap Berjuang Sejahterakan Rakyat

Usai Retret, Bupati Lamongan Siap Berjuang Sejahterakan Rakyat
Bupati Lamongan, Yuhronur saat mengikuti retret di Magelang (dok. Humas Pemkab Lamongan)

Lamongan, blok-a.com – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyatakan siap menerapkan strategi percepatan pembangunan daerah usai mengikuti retret kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

“Setelah ini kami segera merumuskan langkah konkret untuk melanjutkan program pembangunan yang sudah berjalan, menyelesaikan proyek yang masih tertunda, serta membenahi aspek-aspek yang masih perlu perbaikan,” kata dia dari keterangan resmi yang diterima blok-a.com, Minggu (2/3/2025).

Yuhronur menjelaskan bahwa terdapat 15 program prioritas yang ada pada visi-misi pembangunan daerah Lamongan selama satu periode ke depan.

Beberapa program tersebut adalah, pertama, Lamongan Sehat, kedua, UMKM naik kelas, ketiga, Young Etrepreneur Succsess (YES), keempat, Pendidikan berkualitas dan gratis (Perintis) dan kelima, Pariwisata ramah dan terintegrasi (ramasinta).

Kemudian keenam ada program Desa berjaya, ketujuh, Yakin semua sejahtera (YSS), kedelapan, Jalan Mantap dan Mulus Lamongan (Jamula), kesembilan Desa berjaya, kesepuluh, Prestasi Pemuda dan Olahraga dan 100 persen pelayanan publik berkualitas.

Kesebelas yakni program Lamongan menyala, keduabelas Lamongan hijau, ketigabelas Lamongan nyantri, keempatbelas Desa pintar dan kelimabelas Lamongan tangguh.

Untuk itu, dalam mewujudkanya, Yuhronur mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk partai non-koalisi tuk kembali bersatu membangun Lamongan.

“Saatnya melanjutkan yang sudah baik, menuntaskan yang belum selesai, dan memperbaiki yang masih kurang. Mohon doa dan dukungan semua pihak, agar kami bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” jelasnya.

Program retret dari Presiden RI Prabowo Subianto tersebut dinilai Bupati Lamongan periode 2025-2030 ini positif. Sebab, bisa menjadi ajang pertukaran gagasan antar pemimpin daerah mengenai pentingnya membangun relasi dan berbagi pengalaman guna mempercepat pembangunan yang lebih efektif dan terukur.

“Saya mendapatkan banyak wawasan yang bisa diimplementasikan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan warga Lamongan,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, retret kepemimpinan di Akmil Magelang menjadi salah satu upaya strategis pemerintah pusat dalam meningkatkan kapasitas kepala daerah agar mampu merumuskan kebijakan yang lebih adaptif dan solutif.

Dalam sambutannya Presiden Prabowo Subianto menutup kegiatan retret ini dengan pengarahan yang menekankan pentingnya kekompakan, hilirisasi, industrialisasi, serta semangat patriotisme dan nasionalisme sebagai kunci percepatan untuk pembangunan daerah dan kemakmuran rakyat. (mza/bob)

Exit mobile version