Blitar, blok-a.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar menggelar rapat paripurna di Graha Paripurna, Senin (10/2/2025), dengan agenda pengumuman berakhirnya masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar periode 2020-2025 serta pengumuman pasangan calon terpilih untuk periode 2025-2030.
Hadir dalam rapat tersebut, Wali Kota Blitar Drs. Santoso, Wakil Wali Kota Ir. Tjutjuk Sunario, serta pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih, Syauqul Muhibbin dan Elim Tyu Samba. Rapat juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD, serta pejabat daerah lainnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Adi Santoso, yang memimpin rapat menyampaikan bahwa agenda pengumuman ini dilakukan sesuai Pasal 79 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2024 tentang Pemerintahan Daerah.
Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa kepala daerah yang telah menyelesaikan masa tugasnya wajib diumumkan dalam rapat paripurna sebelum usulan pemberhentiannya disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Timur.
“Dengan ini, kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota atas dedikasi serta kerja keras mereka dalam memajukan Kota Blitar. Banyak prestasi dan penghargaan telah diraih selama masa jabatan mereka,” kata Adi Santoso.
Selain pengumuman berakhirnya masa jabatan kepala daerah, DPRD Kota Blitar juga mengumumkan secara resmi pasangan calon terpilih dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar 2024 berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar.
“Pasangan calon terpilih dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar 2024 adalah pasangan nomor urut 2, Syauqul Muhibbin dan Elim Tyu Samba,” jelas Adi Santoso.
Keputusan ini merujuk pada Surat Keputusan KPU Kota Blitar Nomor 119/PL.02.7-SR/3572/2025 yang diterbitkan pada 7 Februari 2025. Selanjutnya, DPRD akan mengajukan usulan pengesahan dan pengangkatan pasangan terpilih kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Jawa Timur.
“Jika sesuai jadwal, pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih akan dilaksanakan secara serentak pada 20 Februari 2025 di Istana Negara,” tambahnya.
Dengan pergantian kepemimpinan yang berjalan sesuai prosedur, masyarakat Kota Blitar berharap pemerintahan yang baru dapat menghadirkan inovasi serta melanjutkan pembangunan yang membawa kemajuan bagi Bumi Bung Karno. (jar/lio)









