Kota Malang, blok-a.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar acara peringatan hari jadi Kota Malang yang ke-111 sekaligus Halal Bi Halal seusai Hari Raya Idul Fitri. Acara itu dilaksanakan di Halaman Balai Kota, Selasa (8/4/2025).
Menggunakan setelan jas bernuansa warna biru muda, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin didampingi sang istri dengan bahagia mengikuti acara tersebut. Turut hadir yakni Bupati Malang, H.M Sanusi dan mantan Wali Kota periode 2018-2023, H. Sutiaji.
Dalam sambutannya, Wahyu menyampaikan komitmennya untuk membangun Kota Malang lebih mbois dan berkelas. Terlebih, di usia yang ke-111 ini, Kota Malang telah melewati berbagai tantangan dan perkembangan zaman.
“Di usia yang sudah tak terbilang muda, Kota Malang telah menunjukkan perjalanan yang panjang dan luar biasa. Namun dalam setiap perjalanan, usia memang bukanlah sekadar hitungan angka, melainkan refleksi dari pengalaman, pencapaian, dan nilai yang kita bangun,” kata Wahyu.
Wahyu menambahkan, untuk mewujudkan Kota Malang yang mbois berkelas, dibutuhkan arah dan strategi yang jelas dalam setiap langkah pembangunan. Tidak cukup hanya berpegang pada semangat perubahan dan inovasi, tetapi juga harus didukung oleh visi yang kuat, kebijakan yang tepat, serta program yang
berkelanjutan.
“Saya bersama Mas Wawali dengan menjalankan empat misi, lima program unggulan dan dasa bhakti kami, ingin memastikan bahwa seluruh aspek pembangunan berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan membawa manfaat bagi seluruh warga Kota Malang,” jelasnya.
Sesuai dengan tema perayaan yang digaungkan ‘Satu Hari Menuju Prestasi’, Wahyu meyakini kolaborasi dan kebersamaan menjadi elemen kunci untuk mewujudkan hal tersebut.
“Tidak ada keberhasilan yang dicapai secara individu. Tetapi melalui sinergi yang kuat antara Pemerintah, Akademisi, Dunia Usaha, Perbankan, Masyarakat, Dan Media atau yang biasa kita sebut konsep Hexahelix,” bebernya.
Di penghujung sambutannya, Wahyu mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal keberlanjutan pembangunan di Kota Malang. Menurutnya, masih banyak persoalan-persoalan yang harus segera diselesaikan untuk menjadikan Kota Malang lebih baik.
“Dengan satu hati dan semangat kebersamaan, kita mampu menjadikan Kota Malang sebagai kota yang tidak hanya berjaya di tingkat nasional tetapi juga memiliki daya saing di level Internasional,” pungkasnya. (yog/bob)









