Kota Malang, blok-a.com – Ratusan petugas KPPS, PPS, PPK, hingga Pantarlih resmi melepas tugas selama Pilkada 2024.
Pelepasan tugas ini berlangsung dalam acara pembubaran Badan Ad-Hoc KPU Kota Malang yang berlangsung Minggu (26/1/2025) di Harris Hotel and Convention,
Acara ini sekaligus menjadi momen penghargaan bagi dedikasi para petugas Ad-Hoc KPU yang telah mensukseskan Pilkada Kota Malang.
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan, turut hadir dalam acara tersebut didampingi kepala perangkat daerah terkait. Ia juga menerima penghargaan yang diberikan secara langsung oleh Ketua KPU Kota Malang, M. Toyyib.
Penghargaan tersebut diberikan kepada Iwan atas dukungan pemerintah daerah dalam menyukseskan seluruh tahapan Pilkada, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan. Sehingga, pelaksanaan Pilkada di Kota Malang berjalan dengan lancar dan aman.
Dalam pidatonya, orang nomor satu di lingkungan Pemkot Malang ini menyampaikan apresiasi tinggi kepada KPU Kota Malang dan seluruh petugas Ad-Hoc. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pilkada Kota Malang tak lepas dari kerja keras semua pihak yang terlibat.
“Keberhasilan ini adalah bukti nyata kolaborasi semua elemen. Demokrasi bukan hanya soal memilih, tetapi juga soal kebersamaan dan kepercayaan,” ujar Iwan.
Setelah itu, dengan nada santai, Iwan melontarkan pertanyaan yang tak diduga kepada para anggota yang merasakan cinta lokasi saat bertugas sebagai badan Ad-hoc.
“Saya ingin meminta baik PPK atau PPS yang berhasil jadian dengan rekannya saat bertugas selama Pilkada untuk maju ke panggung!” undangnya spontan.
Pertanyaan itu langsung disambut sorakan riuh dan tawa dari para peserta. Suasana yang semula formal berubah menjadi penuh gelak tawa dan keceriaan.
Beberapa peserta bahkan menunjuk teman mereka yang diduga mengalami “cinta lokasi” saat bertugas. Tak lama, tiga pasangan akhirnya maju ke panggung, mengaku bahwa mereka menemukan pasangan hidup selama menjalankan tugas sebagai petugas Ad-Hoc.
“Mari kita doakan agar hubungan mereka langgeng sampai ke pernikahan,” kata Iwan sambil tersenyum, yang langsung diamini seluruh hadirin.
Setelah suasana kembali tenang, Iwan meminta ketiga pasangan itu untuk berbagi pengalaman mereka selama bertugas. Mereka mengisahkan berbagai tantangan yang dihadapi, dinamika saat bekerja, hingga pelajaran berharga yang didapat selama Pilkada. Iwan pun mengapresiasi kerja keras mereka.
“Demokrasi adalah tentang kolaborasi, kebersamaan, dan kepercayaan. Kita semua yang terlibat dalam Pilkada, baik panitia, peserta maupun masyarakat adalah bagian dari proses besar dalam menentukan masa depan daerah kita. Untuk itu terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya,” tutup Iwan. (yog/bob)




