Kabupaten Malang, blok-a.com – Bupati Malang, Sanusi melakukan peninjauan tiga kecamatan yang terdampak banjir di Malang Selatan, pada Selasa (3/12/2024). Kedepan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp20 miliar guna melakukan perbaikan infrastruktur yang terdampak.
Sanusi menyebut, anggaran sebesar puluhan miliar itu akan dialokasikan melalui pergeseran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 untuk perbaikan 12 jembatan yang rusak akibat bencana banjir maupun longsor.
“Karena anggaran belanja tidak terduga (BTT) tidak bisa digunakan. Jadi harus melalui Dinas PU Bina Marga, kebutuhan untuk perbaikan jembatan saja itu diperkirakan Rp 20 miliar,”kata Sanusi saat ditemui, Selasa (3/12/2024).
Kendati demikian, pergeseran anggaran APBD 2025 itu, tidak serta merta dapat dilakukan tanpa persertujuan legislatif. Sebab, APBD 2025 sendiri telah ditetapkan oleh Pemkab bersama DPRD Kabupten Malang pada beberapa waktu lalu.
“Sebelum Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2025 ada pergeseran atas persetujuan dewan karena bencana ini kan sifatnta darurat. Kalau DPRD menyetujui pergeseran, maka Februari bisa dikerjakan jembatan yang putus itu,” jelasnya
Sejauh ini, Sanusi mendata terdapat 12 jembatan yang rusak akibat bencana banjir yang disebabkan adanya hujan yang berkepanjangan di wilayah Malang Selatan.
“Selain jembatan, dinding penahan tadi juga perlu dilakukan perbaikan,” tambahnya.
Terdapat tiga rute yang disasar Sanusi pada tinjauan kali ini, yakni di Kecamatan Kalipare yakni ada dua titik yang tersebar di Desa Arjowilangun dan Arjosari.
Kedua, di Kecamatan Sumbermanjing Wetan yakni di Desa Sendangbiru dan Sitiarjo. Terakhir, di Kecamatan Bantur yang bertempat di kantor kecamatan.
Dalam tinjauannya, orang nomor satu di jajaran Pemkab Malang ini juga membangikan bantuan untuk korban yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Malang Selatan.
Seperti diberitkan sebelumnya, bencana banjir dan tanah longsor menerjang lima kecamatan di wilayah Kabupaten Malang. Diantaranya yakni, Kecamatan Bantur, Sumbermajing Wetan (Sumawe), Kalipare, Donomulyo dan Pagak.
Akibat bencana tersebut, sejumlah akses jalan terpaksa ditutup karena kerusakan yang terjadi. Selain itu, ratusan kepala keluarga juga yang terpaksa mengungsi karena dampak banjir akibat hujan deras yang menerjang wilayah Kabupaten Malang selama hampie tiga hari berturut-turut. (ptu/bob)









