Bupati Sumenep Optimis Harga Tembakau Lampaui Titik Impas

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Sumenep, blok-a.com – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo optimistis harga tembakau Madura pada musim panen 2025 akan melampaui Titik Impas Harga Tembakau (TIHT). Hal itu disampaikan saat penetapan TIHT di ruang rapat Arya Wiraraja Pemkab Sumenep, Senin (11/8/2025).

Pemkab Sumenep telah menetapkan TIHT 2025. Tembakau gunung ditetapkan Rp67.929 per kilogram. Tembakau tegal naik ke Rp63.117 per kilogram. Sementara tembakau sawah berada di angka Rp46.142.

Bupati Fauzi menuturkan, tahun ini seluruh petani tembakau di Indonesia tengah menghadapi tantangan yang serius, yakni berkaitan dengan cuaca yang tek menentu.

Sehingga, sebagian tambakau harus mengalami gagal panen. Meski begitu, jumlah penanam tembakau yang lebih sedikit, justru berpotensi mendorong harga yang lebih tinggi karena pasokan terbatas.

”Kalau produksinya berkurang, kemungkinan harga di pasaran justru akan naik,” katanya kemarin.

Penetapan TIHT dilakukan setelah pembahasan intens di bawah koordinasi dinas koperasi, usaha kecil menengah, perindustrian dan perdagangan (DKUPP).

Dia telah meminta agar proses tersebut diawali dengan komunikasi yang intens bersama para pemangku kepentingan.

Sehingga, masukan dari petani, asosiasi, hingga pabrikan benar-benar terakomodasi sebelum rapat penentuan harga.

Bupati Fauzi menegaskan, rapat TIHT merupakan langkah strategis pemerintah untuk melindungi petani tembakau.

Sebab, pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan perdagangan berjalan adil dan menguntungkan.

Selain itu, dia juga mengusulkan pada DKUPP agar tahun selanjutnya, pembahasan TIHT dapat dilakukan lebih awal.

Yakni, sekitar bulan Februari atau Maret. Dia berharap kebijakan TIHT 2025 tidak hanya menutupi biaya produksi petani, tetapi juga membuka ruang keuntungan yang lebih besar.

”Kami berharap realitas di lapangan implementasinya tetap di atas harga titik impas, seperti tahun-tahun sebelumnya, apalagi tidak sebanyak tahun kemarin tembakaunya,” harapnya. (ram/lio)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com