Kabupaten Malang, blok-a.com – Ketua Umum (Ketum) PDI-Perjuangan, Megawati telah menginstruksikan para kadernya yang terpilih sebagai kepala daerah untuk menunda keberangkatan retret ke Magelang.
Instruksi tersebut terlampir dalam surat Nomor 7294/IN/DPP/II/2025. Instruksi ini muncul diduga sebagai respon atas ditangkapnya Sekjend PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
Salah satu kepala daerah yang diusung PDI-Perjuangan ialah HM Sanusi, Bupati Malang terpilih periode 2025-2030. Sanusi dikabarkan tetap berangkat ke Magelang untuk retret.
Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara (Jubir) Tim Pemenangan Sanusi, Ahmad Kusaeri, Jumat (21/2/2025).
“Terkait kegiatan, Abah (Sanusi) akan tetap berangkat ke Magelang,” kata dia ke blok-a.com, Jumat (21/2/2025).
Dia menjelaskan, Sanusi tetap berangkat bukan berarti membangkang instruksi partai. Sanusi, kata Kusaeri, berangkat ke retret untuk menghormati pemerintah.
“Terlebih Presiden Prabowo karena sudah direncanakan dan dipersiapkan dengan seksama jauh sebelum terbitnya surat dari PDI-Perjuangan,” tuturnya.
Kusaeri menambahkan, Sanusi dan pasangannya, Lathifah Shohib memang diusung dan mendapat rekomendasi dari PDI-Perjuangan.
Namun, pasangan yang berakronim SaLaf ini tidak hanya diusung PDI-Perjuangan saja.
“Disamping dapat Rekom dari PDI-Perjuangan, Paslon ini juga ada PKB, Nasdem, dan Gerindra, serta Parpol non parlemen lainnya, termasuk PSI,” tuturnya.
Kusaeri juga mengatakan instruksi Megawati sebagai Ketum PDI-Perjuangan untuk melarang kepala daerah menunda retret adalah hal manusiawi.
Instruksi ini adalah respon dari ditangkapnya Sekjend PDI-Perjuangan, Hasto Kristiyanto.
“Instruksi ibu Megawati sebagai Ketua Umum PDI-Perjuangan sebagai sikap ditangkapnya Sekjend Partai oleh KPK adalah hal yang manusiawi,” tuturnya.
Dia juga menghormati atas instruksi Megawati itu terlepas dari dampak yang timbul.
“Hal itu menurut kami adalah suatu sikap yang normal walau akan banyak masalah yang akan timbul, baik problem sederhana maupun yang paling pelik dan sulit. Kami menghormati hal itu,” tutupnya.
Sebagai informasi, rencananya retret kepala daerah terpilih bakal digelar 21 sampai 28 Februari 2025 di Magelang. (bob)









