2 Bulan Puluhan Pohon Tumbang di Kota Malang, Ini Penyebabnya

Pohon Tumbang di Malang Setinggi 15 Meter Sempat Tutup Jalan Full
Proses pembersihan pohon tumbang di Jalan Letjend S Parman Kota Malang, Minggu (8/12/2024) (blok-a/Andik Agus)

Kota Malang, blok-a.com – Kota Malang jadi langganan pohon tumbang akhir-akhir ini. 2 hari saja, terjadi dua pohon tumbang, yakni di Jalan Letjend S Parman dan Jalan Terusan Dieng.

Ternyata pohon tumbang itu memang kerap terjadi saat musim hujan. Dua bulan terakhir saja, terdapat laporan puluhan pohon tumbang. Hal itu disampaikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang melalui Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (KabidRTH), Laode KB Al Fitra.

“Selama bulan November ada lima laporan pohon tumbang dan dua sempal (ranting patah) , kemudian di bulan Desember sampai hari ini (Senin (9/12/2024)) sebanyak lima pohon tumbang dan satu sempal. Termasuk yang sekarang ini di Jalan Terusan Dieng,” kata Laode.

Laode menerangkan, peristiwa pohon tumbang pada umumnya dikarenakan akarnya yang sudah lapuk. Hal itu disebabkan karena curah hujan yang tinggi dan terus menerus.

“Kalau musim hujan pohon tumbang biasanya memang tidak kuat. Sehingga akarnya menjadi lapuk karena tidak kuat menanggung beban air yang terus menerus,” terang Laode.

Laode menjelaskan, pihaknya terus melakukan survei kepada pohon untuk mengantisipasi terjadinya pohon tumbang. Terlebih, peristiwa pohon tumbang tersebut merupakan bencana yang tidak bisa diantisipasi.

“Sebenarnya kejadian pohon tumbang itu termasuk kebencanaan. Terlebih kami juga menangani pohon tumbang yang berada dibawah kewenangan Pemerintah Kota,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Laode menerangkan DLH Kota Malang akan mengganti pohon yang tumbang dengan menanam pohon yang baru. Hal itu sebagai kewajiban dari DLH Kota Malang dalam memberikan keindahan bagi masyarakat dalam bidang RTH.

“Bekas tumbang akan diganti dengan pohon baru. Yang paling aman ya pohon Tabebuya karena tidak masuk aspal,” pungkasnya. (ags/bob)

Exit mobile version