Wali Kota Malang Ikut Panen 8 Ton Padi di Kedungkandang

Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin bersama OPD Kota Malang saat panen raya di Jalan Manisa, Kecamatan Kedungkandang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)
Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin bersama OPD Kota Malang saat panen raya di Jalan Manisa, Kecamatan Kedungkandang (blok-a.com / Yogga Ardiawan)

Kota Malang, blok-a.com – Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin bersama beberapa staf Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti panen raya di Jalan Manisa, Kecamatan Kedungkandang Kota Malang pada Senin (7/4/2025) pagi.

Sekedar informasi, Presiden RI, Prabowo Subianto, melakukan panen serentak yang diadakan di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota termasuk Kota Malang sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan itu, Wahyu menyampaikan kesuksesan pertanian di Kota Malang yang berhasil memanen sebanyak delapan ton padi.

“Alhamdulillah di Kota Malang, meski luas lahan pertanian berbeda dengan Kabupaten, kita tadi sudah panen yang dengan delapan ton untuk satu hektarnya,” kata Wahyu.

Wahyu menjelaskan, dengan keberhasilan panen raya di Kota Malang yang mencapai delapan ton merupakan kesuksesan yang perlu di apresiasi. Terlebih, lahan pertanian di Kota Malang ini mampu memanen hingga dua sampai tiga kali dalam rentang waktu satu tahun.

Di sisi lain, suksesnya panen ini juga berpengaruh dengan kestabilan harga bahan pokok menjelang maupun setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Ini termasuk tinggi, dari jenis padinya juga. Alhamdulillah ini bisa selesai, ini mempengaruhi harga bahan pokok di Kota Malang juga terkendali,” jelasnya.

Wahyu mengungkapkan, keberhasilan panen di Kota Malang tidak bisa terlepas dari kemudahan para petani memperoleh pupuk. Selain itu, keberhasilan panen ini menguntungkan para petani dengan harga Gabah Kering yang cenderung lebih tinggi di Kota Malang.

“Pak Presiden menetapkan di harga Rp 6,5 ribu. Kita malah di atas, di harga Rp 6,7 ribu. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih dengan adanya kenaikan harga ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Pertanian Kota Malang, Slamet Husnan menjelaskan perkembangan panen padi di Kota Malang tergolong bagus. Rata-rata setiap tahunnya lahan pertanian di Kota Malang mampu memanen sekitar 15 ribu ton padi setiap tahunnya.

“Informasi dari Pak Menteri Pertanian cukup bagus perkembangannya. Itu memenuhi target swasembada pangan, dan diharapkan satu tahun sudah terpenuhi,” katanya.

“15 ribu ton per tahunnya untuk gabah dihasilkan dari 788 hektar tanaman padi yang ada di Kota Malang,” jelasnya. (yog/bob)

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com

Jurnalis yang bertugas di wilayah Malang Raya. Fokus peliputan pada isu sosial, politik, pemerintahan dan peristiwa terkini.