KOTA BATU – Acara Bantengan yang digelar Dinas Pariwisata (Disparta) di Stadion Brantas, Minggu (18/20) kemarin. ramai diperbincangkan. Acara tersebut menjadi viral karena banyaknya peserta dan juga penonton yang berkerumun serta tidak mematuhi protokol kesehatan Covid-19.
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso saat dikonfirmasi Blok-A tidak menampik dengan viralnya video yang beredar tersebut. Pihaknya juga langsung mengklarifikasi hal tersebut ke Disparta Kota Batu yang menggelar kegiatan bersama kelompok seni Bantengan.
“Iya benar itu acara Bantengan memang kemarin Minggu dalam rangka memperingati HUT Kota Batu ke 19. Tapi ternyata viral di media sosial karena dalam video pemain tidak menerapkan Protokol Kesehatan,” jelas Punjul, Senin (19/10).
Padahal menurut Punjul peserta yang bisa masuk dalam stadion telah dibatasi hanya sekitar 50 Bantengan. Namun saat hari H peserta melebih yang telah ditentukan. Bahkan pihak Disparta harus mengintruksikan untuk membubarkan acara sebelum waktunya selesai.
“Mereka ini kan harusnya hanya 50 Bantengan yang boleh masuk dan di sana juga mereka dishooting untuk ditayangkan secara virtual. Namun nyatanya dilapangan berbeda, banyak kelompok bantengan yang datang baik untuk melihat maupun tampil memeriahkan acara” imbuhnya.
Wawali pun mengaku kecolongan dengan peristiwa tersebut. Bahkan pihak Disparta sendiri mengaku sudah berusaha membatasi peserta dan penonton. Namun karena keterbatasan tenaga yang bertugas, akhirnya kuwalahan menghalau massa.
“Petugas dari Disparta ada menjaga di depan pintu Stadion Brantas dan peserta Bantengan juga saat masuk menggunakan masker. Namun karena semakin membludak, petugas Disparta kuwalahan,” kata Punjul.
Melalui kejadian ini, pihak Pemkot Batu mulai mengevaluasi agenda yang melibatkan banyak orang. Terlebih masih ada beberapa agenda peringatan HUT Kota Batu yang masih belum selesai. Seperti festival layang dan pemecahan rekor muri melukis di kanvas sepanjang 19 meter yang menghadirkan kurang lebih 100 seniman lukis.
“Kejadian ini jadi pelajaran berharga untuk kami. Saya juga sudah meminta Disparta untuk lebih meningkatkan protokol kesehatan, terlebih masa ada beberapa agenda untuk memeriahkan HUT Kota Batu ke 19 belum berakhir,” pungkasnya.




