UB Ikuti 33rd University Consortium Executive Board Meeting »

Feature Image Ub
Universitas Brawijaya | Building Up Noble Future

 

Konsorsium Universitas Asia Tenggara untuk Pendidikan Pascasarjana dalam Pertanian dan Sumber Daya Alam mengadakan rapat dewan eksekutif selama dua hari, (Selasa-Rabu, 24-25/11/2020), secara daring. Rapat tahunan ke-33 ini dihadiri oleh seluruh anggota University Consortium (UC), dan kali ini Kasetsart University (KU), Bangkok, Thailand menjadi tuan rumah kegiatan ini. University Consortium didirikan pada tahun 1989 dengan tujuan untuk berbagi sumber daya dan berkolaborasi dalam pertukaran mahasiswa dan tenaga pengajar diantara berbagai universitas pertanian terkemuka.

Rapat ini dihadiri secara virtual oleh masing-masing perwakilan dari anggota tetap UC, yakni Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universiti Putra Malaysia (UPM), University of Philippines Los Baños (UPLB), dan Universitas Brawijaya (UB). Anggota asosiasi UC yang diundang kedalam rapat adalah Tokyo University of Agriculture (Tokyo NODAI) dan National Taiwan University (NTU). Sementara itu, anggota afiliasi UC yang diundang adalah University of British Columbia (UBC), sedangkan universitas yang akan menjadi anggota UC dan diundang pada rapat adalah Maejo University dan Visayas State University. Pusat Studi dan Riset Pascasarjana Asia Tenggara juga hadir sebagai sekretariat UC.

Perwakilan dari UB yang menghadiri rapat ini yakni, Rektor Prof. Dr. Ir. Nuhfil Hanani AR.,MS, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. drh. Aulanni’am, DES, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Prof. Dr. Ir. Moch. Sasmito Djati, MS, Prof. Dr. Liliek Sulistyowati, Dr. Karuniawan Puji Wicaksono, Dr. Panji Deoranto, dan Muamar Khadafi.

Selain laporan kegiatan yang berkaitan dengan UC, Prof. Dr. Moch. Sasmito Djati sebagai perwakilan UB juga memaparkan berbagai informasi meliputi pencapaian peringkat UB, informasi fasilitas dan statistik UB, serta langkah antisipasi kesehatan yang terkait dengan kapabilitas UB dalam memfasilitasi pertukaran mahasiswa dan tenaga pengajar.

“Dalam kesempatan itu, UB memberikan usulan berupa peningkatan kuota penerimaan dana hibah sebagai kompensasi dari dana hibah yang tidak dapat diberdayagunakan secara penuh akibat pandemi COVID-19. Selain itu kami juga mengusulkan penandatanganan MoU/MoA guna memperkuat kerjasama antara anggota UC guna memperkaya program dan aktivitas diantara anggota,” papar Prof. Sasmito.

Melalui pemaparannya, Ia juga berharap anggota UC menyetujui penunjukkan UB sebagai penyelenggara 6th UC Summer School yang akan diadakan pada Juli hingga Agustus 2021 dengan pertimbangan bahwa UB telah merencanakan dan mengimplementasikan berbagai langkah yang diperlukan dalam penyelenggaraan program tersebut. [PAD/Irene]

Exit mobile version