Tunggu Pengadaan Mesin, PMI Kabupaten Malang Bakal Buka Terapi Donor Darah Konvalesen

Img 20210115 Wa0007
Foto: Bob Bimantara Leander

KABUPATEN MALANG – Terapi donor darah konvalesen atau plasma darah dari penyintas Covid-19 ramai dibicarakan. Terapi ini dipercaya mampu menyembuhkan pasien Covid-19.

Di Kota Malang sendiri saat ini sudah tersedia terapi tersebut di Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang. Bahkan plasma darah penyintas itu saat ini dicari.

Sementara di UTD Kota Malang sudah mulai buka terapi, bagaimana dengan Kabupaten Malang?

Sekretaris PMI Kabupaten Malang, Aprilijanto mengatakan, terapi itu akan disiapkan segera.

“Kabupaten Malang saat ini sedang mempersiapkan terapi itu. Karena banyak yang membutuhkan,” kata April ke Blok-A, Jumat (15/1).

April menjelaskan persiapan itu berupa pengadaan mesin yang memisahkan plasma dengan darah.

Saat ini laboratorium UTD PMI Kabupaten Malang hanya mempunyai alat untuk transfusi darah, belum mempunyai mesin tersebut.

“Maka dari itu tinggal ada mesinnya saja yang belum. Ini lagi proses pengadaan,” tutur ia.

Proses pengadaanya sendiri sedang dalam tahap pembicaraan dengan Pemerintah Kabupaten Malang.

“Tapi masih dibicarakan kami tetap rapat dan koordinasi tentang pengadaan alat tersebut,” ucap April.

Sebagai informasi, terapi plasma darah konvalesen sendiri saat ini di Jawa Timur cuma tersedia di Sidoarjo, Surabaya, Kota Malang dan Jember.

Sementara itu, terapi tersebut dilakukan dengan memberikan plasma atau bagian darah mengandung antibodi dari orang yang telah sembuh (survivor atau penyintas) kepada pasien yang sakit.

Terapi ini sendiri disarankan dilakukan kepada pasien Covid-19 dengan gejala sedang.

Sementara itu ada pun syarat untuk pasien Covid-19 menjalanai terapi ini, yakni sebagai berikut:

1. Usia minimal 18 tahun.

2. Dalam perawatan dengan gejala sedang yang mengarah ke berat.

3. Mau dirawat minimal 14 hari.

4. Golongan darah pendonor harus sama dengan penerima.

5. Mengikuti prosedur dan tahap-tahap penelitian.

Baca berita ter-update di Google News Blok-a.com dan saluran Whatsapp Blok-a.com