Tingkatkan Kinerja Pabrik Rokok, Disperindag Kabupaten Blitar Gelar Pelatihan Didanai DBHCHT

Disperindag Kabupaten Blitar rapat koordinasi dengan industri rokok. (blok-a.com/Fajar)
Disperindag Kabupaten Blitar rapat koordinasi dengan industri rokok. (blok-a.com/Fajar)

Blitar, blok-a.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Blitar berkomitmen untuk meningkatkan kinerja pabrik rokok melalui serangkaian pelatihan yang didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun anggaran 2025. Hal ini disampaikan oleh Kepala Disperindag Kabupaten Blitar, Darmadi, melalui Kepala Bidang Industri, Temy Sevidiana.

“Untuk dana DBHCHT, kami akan melaksanakan tiga jenis pelatihan utama, yaitu pelatihan pelintingan rokok yang terdiri dari tiga tahap, pelatihan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kerja pabrik rokok yang akan dilaksanakan dalam dua tahap, serta pelatihan pengelolaan SDM keuangan dan gudang dalam satu tahap,” kata Temy Sevidiana, Selasa (10/6/2025).

Lebih lanjut Temy menjelaskan, bahwa setiap tahap pelatihan akan diikuti oleh 50 peserta, kecuali untuk pelatihan pengelolaan SDM keuangan dan gudang yang dihadiri oleh 45 peserta.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk meningkatkan kinerja pabrik rokok, karena kami ada dalam program pembinaan industri,” jelasnya.

Pelatihan pertama dijadwalkan akan dimulai pada tanggal 17, 18, dan 19 Juni 2025, dilanjutkan dengan pelatihan lainnya hingga bulan Oktober. Temy menekankan pentingnya pelatihan ini untuk memberdayakan industri rokok di wilayah tersebut.

“Kami berharap setelah dilatih, mereka siap masuk ke perusahaan dan dapat menyesuaikan ilmu dasar dalam melinting rokok yang telah mereka pelajari,” tandasnya.

Kontribusi dari cukai rokok sangat signifikan bagi daerah, dan Temy memastikan bahwa DBHCHT tidak hanya diperuntukkan bagi industri, tetapi juga untuk penegakan hukum, kesejahteraan masyarakat, dan kesehatan.

“Kami ingin memastikan bahwa dana ini dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkas Kepala Bidang Industri Disperindag Kabupaten Blitar.

Dengan kegiatan tersebut, diharapkan pabrik rokok di Kabupaten Blitar dapat beroperasi lebih efisien dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan daerah. (jar/adv/kmf)

Exit mobile version