BLOK-A – Sutradara Christopher Nolan patut berbangga hati. Pasalnya, film arahannya, The Dark Knight, dilaporkan masuk ke dalam daftar National Film Registry yang dirilis oleh Pemerintah AS pada Senin (14/12). Film superhero Batman ini masuk dalam daftar 25 judul film yang dipilih pada tahun ini.
Christopher Nolan pun menyampaikan ungkapan terima kasihnya atas penghargaan dan kepercayaan ini.
“Ini bukan hanya sebuah kehormatan bagi kami yang menggarap The Dark Knight, ini juga sebagai persembahan kepada semua artis dan penulis yang selama beberapa dekade terlibat dalam proses pembuatan karya besar mitologi Batman,” kata Nolan seperti dikutip dari CNN, Rabu (16/12).
The Dark Knight terpilih karena dianggap mengandung nilai budaya, sejarah, dan estetika yang penting sebagai warisan film bangsa.
Selain film bertema superhero, tahun ini juga diramaikan dengan sederet film dari berbagai genre, seperti film musikal, film bisu, dokumenter, dan beragam film yang diadaptasi dari buku.
Sementara itu, daftar tahun ini memecahkan rekor dari gelaran sebelumnya film berupa jumlah sutradara wanita dan pembuat film kulit dari ras berwarna lebih tinggi dari tahun lalu.
National Film Registry (NFR) merupakan program pemerintah Amerika Serikat dalam rangka memastikan karya kultural berupa film tetap terjaga keasliannya sehingga bisa dinikmati generasi penerus.
NFR dimiliki oleh National Film Preservation Board atau Badan Penyajian Film Nasional AS yang menyediakan koleksi film untuk Perpustakaan Kongres.
“National Film Registry adalah catatan penting sejarah, budaya, dan kreativitas Amerika, yang ditangkap melalui salah satu bentuk seni yang melibatkan pengalaman sinematik,” kata Hayden dalam sebuah pernyataan.




