Tersangka Lift Maut RSI Unisma Belum Ditetapkan, Polisi Tunggu Hasil Labfor

RSI Unisma
Proyek RSI Unisma - Foto: Elfran Vido

MALANG – Kasus lift proyek pembangunan Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma yang memakan korban pekerja, masih menunggu hasil Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim. Kapolresta Malang Kota Leonardus Simarmata menyebut ada 11 orang pekerja yang jadi korban lift maut itu.

“Kalau untuk tersangka belum. Jadi gini, kita gandeng Labfor Polda Jawa Timur, kita akan olah TKP, penyebab utama putusnya sling,” ujar Leo, Rabu (9/9).

Penetapan tersangka akan diberikan polisi setelah saksi ahli dari Labfor Polda Jatim memberikan kesaksian dari hasil di lapangan.

“Jadi kita akan lihat dulu apa ada unsur kelalaian disana. Kita nanti ambil kesimpulan setelah itu, sekarang ini kita masih dalam ranah penyelidikan. Kita akan bisa ambil kesimpulan nanti setelah dari saksi ahli, dari Labfor, karena yang terpenting tahu apa ada unsur kelalaiannya atau tidak itu,” tambah mantan Wakapolrestabes Surabaya itu.

Dari 11 korban, 4 orang meninggal dunia dan 6 lainnya alami luka-luka berat. Sedangkan, seorang pekerja berhasil menyelamatkan diri setelah loncat dari lift sebelum lift ambruk dan terjatuh. Seorang korban ini berpegangan pada besi dan selamat.

“Mereka mau naik ke lantai 5 menggunakan lift untuk barang, bukan lift yang sering kita gunakan di hotel atau kantor-kantor, bukan. Tapi belum sampai di lantai 5, di lantai 4 sling nya putus,” tambah Leo.

Tali sling sendiri adalah tali yang digunakan dalam katrol. “Putusnya ini dari dugaan awal karena tidak kuat menanggung beban. Mungkin dengan jumlah orang yang cukup banyak, 11 orang,” tandasnya.

Hingga saat ini, polisi sudah lakukan pemeriksaan kepada 5 orang saksi. Tak menutup kemungkinan, yayasan hingga kontraktor rekanan akan dipanggil ke Polresta Malang Kota untuk dimintai keterangan.

Diketahui, RSI Unisma sendiri lakukan pengembangan gedung. Rencananya gedung tinggi yang berada di belakang gedung utama itu akan jadi lokasi bangsal rawat inap.

Exit mobile version