KOTA BATU – Laporan Perzinaan Kades Ngenep Karangploso Kabupaten Malang, Suwardi dengan Asisten Rumah Tangga (ART) terus ditangani Polres Batu. Terbaru, ART atau wanita yang diduga ditiduri Suwardi telah menjalani pemeriksaan dan visum di RS Bhayangkara Harsa Brata Kota Batu.
Berita ini terus berlanjut, namun hingga saat ini Kades Desa Ngenep, Suwardi tetap enggan menanggapi laporan perzinaan yang ditujukan kepadanya. Bahkan saat dikonfirmasi Blok-A, Suwardi tidak bersedia untuk dimintai keterangan.
“Mohon maaf saya tidak mau berkomentar dulu nanti saja kalau proses di Polres sudah selesai,” ucap Suwardi, Kamis (5/11).
Dugaan tindak asusila yang dilakukan Suwardi terhadap ART-nya berinisial S itu membuat sekelompok warga geram pada 26 Oktober lalu. Sekelompok warga itu mendesak agar Suwardi mundur dari jabatannya sebagai Kades di Desa Ngenep, Karangploso.
Suwardi juga sempat mengelak pada 26 Oktober lalu atas tuduhan sekelompok warga yang ditimpakan pada dirinya. Dirinya menegaskan jika tidak melakukan tindak asusila. Tuduhan itu dianggap sebagai serangan untuk menjatuhkan reputasinya.
Ia pun balik mendesak warga yang berunjuk rasa agar menunjukkan bukti jika tuduhan tersebut berdasar. Ia pun bersedia dilaporkan ke pihak berwajib asalkan ada bukti yang mengarah pada tindak asusila yang dituduhkannya.
“Sebagai kades saya terima dituduh karena banyak pihak yang tidak suka. Namun saya tidak berzina. Silakan lapor ke polisi asal ada bukti dan saya siap bertanggungjawab kalau terbukti,” ujar Suwardi pada 26 Oktober lalu.
Sementara, pada Senin lalu (2/11), Suwardi dilaporkan Sudiono (suami dari ART) ke PPA Polres Batu karena diduga bermain serong dengan istrinya berinisial S. Perempuan berinisial S ini juga menjadi asisten rumah tangga (ART) di kediaman Suwardi.
Melalui kuasa hukumnya pelapor, Sulianto mengatakan pihaknya kembali mendampingi kliennya di Mapolres Batu untuk menjalani pemeriksaan dan visum terhadap istri pelapor berinisial S.
“Untuk hasilnya kemungkinan keluar 3-5 hari lagi. Kemudian berlanjut ke pemeriksaan BAP. Suami S juga diminta keterangan tambahan penyusunan BAP,” papar Sulianto.










Balas
Lihat komentar