blok-a.com – Kasus pelecehan seksual kembali terjadi di angkutan umum,& korban merupakan seorang pelajar yang masih di bawah umur.
Dari informasi yang tertera kejadian tersebut terjadi pada Jumat (31/03/2023) lalu. Korban pelecehan seksual di angkutan umum itu merupakan salah satu pelajar SMP ternama di Kota Tanggerang.
Aksi bejat pria paruh baya itu sempat direkam oleh penumpang lain, yang setelahnya viral di media sosial (medsos). Video amatir itu kemudian di unggah oleh akun Twitter @txtdaritng.
“TW// Pelecehan seksual,” tulis pada unggahan videonya.
Dalam video yang berdurasi 15 detik itu terlihat pelaku melakukan aksinya dengan meraba bagian bawah rok korban. Lebih parahnya lagi, pada saat kejadian angkot dengan jurusan Dadap Kabupaten Tanggerang itu dalam kondisi yang cukup ramai.
Bahkan jika diamati, keseluruhan penumpang angkot terlihat mengenakan baju atau seragam sekolah yang sama. Hanya pelaku yang mengenakan baju yang berbeda dari penumpang lain.
TW// Pelecehan seksual
— TXT DARI TANGERANG (@txtdaritng) April 2, 2023
Seorang pria melakukan pelecehan seksual di dalam angkot jurusan Dadap, Kabupaten Tangerang pada Jumat lalu (31/3). Korban merupakan siswi SMPN 2 Kota Tangerang. Berdasarkan informasi, pelaku masih dalam pencarian pihak kepolisian. pic.twitter.com/AG3Ac2xMSL
Masih dalam video yang sama, korban sempat melakukan penolakan dengan menggeser kakinya. Dari kejadian itu, korban menunjukkan rasa tak nyaman, sehingga pelaku menghentikan aksi bejatnya.
Dari informasi yang ada, dari jejadian tersebut kini korban mengalami trauma berat. Pihak kepolisian juga tengah melakukan pencarian terhadap pelaku pelecehan.
“ASLIIII INI TEMEN ADE GUEEEEEEE, skrg orangnya trauma abis, jadi kata ade gue awalnya si bapak itu ngelecehin anak SMA yg disampingnya si anak ini trus berlanjut ke temen ade gueeee, kasian bgt:(((,” tulis akun @Hamdanshulth**.
Video tersebut kemudian viral dan menuai banyak komentar pedas dari warga Twtitter yang geram atas perilaku pria bejat itu. Beberapa netizen juga mengungkapkan rasa kesalnya atas tidak adanya aksi tegas yang dilakukan korban maupun penumpang lainnya yang berada di satu angkot yang sama.
“Rekam terus dan jangan pernah sekalipun ditegor😁 Pokoknya jangan ditegor…Ntar aja klo pelaku dah dimana au baru deh sibuk viralin..Goblok bener.. padahal itu rame lho Ckckckck,” tulis akun @BISMOLICIO**
“Ga pernah ngerti kenapa orang gampang banget komen “kenapa gak teriak aja?” “Kenapa ga digebuk/dipelintir/pukul palanya?” Kayak…..gak semua orang jago berantem. Gak semua orang sejago kalian yang komen,” timpa akun @Diajeng**
“kenapa ga teriak kenapa ga mukul kenapa ga bla bla bla. stop deh selalu nyalahin korban, emang ga bisa berempati dan belajar sedikit? dalam peristiwa yg ngebuat shock/traumatis tiba-tiba, individu bisa mengalami tonic immobility. lu cari dah di google sana!,” imbuh akun @danzega**
(ptu/bob)










Balas