Terekam CCTV! Maling Kotak Amal Musala Mojokerto Beraksi di Siang Bolong

Rekaman CCTV saat pelaku beraksi di Musala Baitul Muslimin. (blok-a.com/Syahrul)
Rekaman CCTV saat pelaku beraksi di Musala Baitul Muslimin. (blok-a.com/Syahrul)

Mojokerto, blok-a.com – Seorang pria terekam CCTV saat beraksi menggasak kotak amal di sebuah musala di Kabupaten Mojokerto.

Dalam rekaman terlihat pria tersebut mengendap-endap, kemudian masuk di ruang salat perempuan.

Pelaku lalu memindahkan Alquran yang diletakkan di atas kotak amal. Kemudian mencongkel kotak amal tersebut memakai alat.

Dengan mudah, pelaku yang beraksi di siang bolong ini menguras isi kotak amal tersebut.

Aksi maling kotak amal ini terjadi di Musala Baitul Muslimin di Dusun Sanggrahan, Desa Ngingasrembyong, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Kamis (6/7/2023), pukul 12.30 WIB lalu.

Baca Juga: Spesialis Maling Kotak Amal di Masjid Malang Raya Tertangkap Polisi di Pakisaji

Modusnya, pelaku pura-pura hendak salat dhuhur. Usai menguras uang di kotak amal, pelaku dengan santai meninggalkan lokasi.

Salah seorang warga bernama Iksan (60) mengatakan raibnya isi kotak amal itu baru diketahui Jumat (7/7/2023) ba’da subuh.

Ketika itu, Bukhori, imam Musala – hendak mengambil Alquran. Namun merasa ada yang janggal karena posisi Alquran tidak seperti biasanya.

“Biasanya Alquran diletakkan di atas kotak amal, kok sekarang posisinya pindah,” ujarnya, di rumahnya yang depan Musala ini, Minggu (10/7/2023).

Dengan kecurigaan itu Bukhori mengangkat kotak amal yang terbuat dari kayu itu dan melihat ada bekas congkelan.

Benar saja, isi kotak amal yang terbuat dari kaca yang diletakkan di ruang salat wanita itu sudah raib.

Dia tidak bisa memastikan berapa jumlah uang yang hilang, karena belum pernah dibuka selama 2 bulan terakhir ini.

“Tidak pasti kotak amal itu dibuka, kadang berbulan-bulan baru dibuka dapatnya 2 juta-an kadang lebih,” ujar mantan pegawai DPUPR Kabupaten Mojokerto itu.

Maling kotak amal diakui sering menyatroni Musala Baitul Muslimin. Menurut catatannya sudah kali keempatnya.

Saat dikonfirmasi via WhatsApp, Kanit Reskrim Polsek Sooko Iptu Abdul Wahib, mengatakan belum mendapat laporan pencurianĀ kotakĀ amal.(st1/lio)

Kirim pesan
Butuh bantuan?
Hai, apa kabar?
Apa yang bisa kami bantu?