Kota Malang, blok-a.com – Waktu Ketut Akbar Harry Achjar sebagai Kepala Lapas (Kalapas) Malang telah usai. Dia berpindah tugas menjadi Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Pemasyarakatan (Ditjenpas) NTT.
Setelah 1 tahun 7 bulan menjabat, kini dia harus memberikan tongkat estafet kepemimpinannya. Adalah Teguh Pamuji yang didapuk menerima tongkat estafet sebagai Kalapas Malang yang baru. Sebelumnya Teguh selama 4 bulan menjabat sebagai Kakanwali Ditjenpas Papua.
Dalam wawancara, Ketut mengaku bahwa Teguh mampu menjadi Kalapas Malang yang mampu melanjutkan programnya selama ini.
“Saya kenal Pak Teguh kinerjanya. Kinerja saya Pak Teguh juga tahu,” kata dia setelah Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Lapas Malang, Selasa (26/5/2025).
Ketut juga menambahkan, selama ini warga binaan Lapas Malang adalah yang cukup berbeda dari Lapas-lapas lainnya di Indonesia. Berbeda itu karena kreatifitas para warga binaan yang selalu tak henti-hentiny berkreasi.
“Ada yang bermusik, membatik, dan berwirausaha lainnya di sini. Mereka membuktikan mengubah imej hitam menjadi warna-warni yang artinya kreatif,” kata dia.
Sementara itu, selama menjabat sebagai Kalapas Malang dia juga telah menjalankan semua program yang telah diperintahkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, yakni 13 program akselerasi. Tak hanya itu program ketahanan pangan dari Presiden Prabowo Subianto juga telah dilaksanakan.
“Tak ada sejengkal tanah pun di Lapas yang tak ditanam. Semua di tanam. Di Ngajum juga dengan edamamenya. Jadi ketahanan pangan juga telah kita lakukan,” tutupnya.
Sementara itu, Teguh Pamuji siap melanjutkan apa yang telah dikerjakan Ketut di Lapas Malang.
“Minimal sama dan saya harapkan lebih baik,” tuturnya.
Dia berkomitmen menerapkan 13 peogram akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatn RI. Lapas Malang juga akan dibawanya menjadi lebih baik.
“Warga binaan yang keluar dari sini harus lebih baik,” tutupnya.









