BLOK-A – Sejumlah figur menyampaikan rasa kehilangan atas kepergian Syekh Ali Jaber pagi hari ini (14/1), termasuk Ustad Yusuf Mansur. Videonya ditayangkan akun Twitter @maria_ginong yang dengan cepat mendapat perhatian dari masyarakat luas.
Ustad yang kerap muncul dalam program keagamaan Islam itu tampak menahan tangis. Tampak jelas ia merasa kehilangan. Syekh Ali menurutnya sudah mengusahakan yang terbaik demi pengembangan pembelajaran kitab suci agama Islam secara luas.
“Kita baru saja kehilangan sosok teladan. Syekh Ali Jaber merupakan pejuang penyebaran ilmu Al-Qur’an di Indonesia. Beliau insya Allah meninggal secara syahid,” katanya dalam video tersebut.
Ustad Yusuf menerangkan bahwa kondisi ulama kelahiran Arab Saudi tersebut sudah kritis dalam beberapa hari ke belakang. Kondisinya sudah memburuk semalam sebelum berpulang. Hal itu diceritakan berdasar pada penanganan Rumah Sakit yang semakin intens sejak sehari sebelumnya.
Ia kemudian berinisiatif untuk menyebarkan penurunan kondisi Syekh Ali ke sesama rekan ulama dan pemuka Agama Islam. Kendati demikian, Ustad Yusuf tidak menyangka sosok yang dihormati dipanggil sedemikian cepat.
“Saya sudah berdiskusi dengan rekan-rekan untuk melanjutkan perjuangan Syekh Ali. Mari sama-sama mendoakan beliau agar semua amalnya diterima oleh Allah SWT,” lanjutnya.
Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada hari Kamis (14/1) pukul 08.38. Meski sempat terpapar virus Corona, ulama yang hijrah ke Indonesia pada 2008 itu dipastikan meninggal bukan karena Covid-19.
Berikut tautan lebih lengkap ratapan Ustadz Yusuf Mansur tentang kepergian Syekh Ali Jaber:
https://twitter.com/Maria_Ginong/status/1349559541713670144?s=19




